Bupati Deiyai Janjikan Penempatan Guru dan Tenaga Kesehatan Sesuai Kampung Asal

Friday, 15 August 2025 - 15:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Deiyai Melkianus Mote saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Deiyai, Jumat (15/8/2025), membahas penempatan guru dan tenaga kesehatan sesuai kampung asal.

Bupati Deiyai Melkianus Mote saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Deiyai, Jumat (15/8/2025), membahas penempatan guru dan tenaga kesehatan sesuai kampung asal.

Deiyai [SINAR BEMO] — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Deiyai dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 berlangsung khidmat di Aula Sekretariat DPRD, Jumat (15/8/2025).

Acara ini menghadirkan Bupati Deiyai Melkianus Mote, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam Serangkaiannya, Bupati Melkianus Mote menyoroti permasalahan minimnya aktivitas pelayanan di sejumlah sekolah dan Puskesmas di wilayah Kabupaten Deiyai. Untuk mengatasinya, ia berkomitmen akan melakukan penempatan guru dan tenaga kesehatan berdasarkan kampung asal masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Misalnya, jika guru berasal dari Bomou, maka penempatannya harus di Bomou. Demikian juga, apabila tenaga medis berasal dari Butuma, maka ia harus bekerja di Puskesmas di kampung tersebut. Dengan begitu, pelayanan kesehatan dan pendidikan bisa berjalan aktif di setiap kampung,” jelas Bupati.

Bupati menegaskan langkah ini dimulai dari Puskesmas Waghete, yang sebelumnya hanya melayani pasien dalam jumlah terbatas, namun kini sudah membuka pelayanan secara penuh. Keberhasilan ini diharapkan menjadi model untuk Puskesmas dan sekolah di kampung-kampung lain.

“Ini adalah langkah awal. Kami akan melanjutkan upaya ini ke seluruh kampung yang memiliki fasilitas Puskesmas, agar masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang maksimal,” tegasnya.

Rapat paripurna tersebut juga membahas pengalokasian anggaran perubahan APBD untuk mendukung peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta sektor pendidikan dan kesehatan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Melkianus Mote Pastikan Pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Gakokebo Berjalan Sesuai Target
Mando Mote: 25 Gereja di Deiyai Bisa Ambil Bantuan Beras Mulai 12 Oktober
Ernest Kotouki: Tukang Putra Daerah Harus Kembangkan Talenta dan Kemampuan
Disnaker Deiyai Serahkan Bantuan Alat Pertukangan kepada 30 Tukang Lokal OAP
30 Unsur DWP Deiyai Dikukuhkan, Bupati Dorong Fokus pada Pendidikan, Ekonomi dan Sosial
Seragam DWP Dibagikan, Dinas Perumahan Deiyai Dorong Kekompakan Anggota
Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
DWP Disnaker Deiyai Mulai Aktivitas Organisasi, Perempuan Diajak Berperan Aktif dalam Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 16:43 WIT

Bupati Melkianus Mote Pastikan Pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Gakokebo Berjalan Sesuai Target

Saturday, 10 October 2026 - 04:42 WIT

Mando Mote: 25 Gereja di Deiyai Bisa Ambil Bantuan Beras Mulai 12 Oktober

Thursday, 8 October 2026 - 17:48 WIT

Ernest Kotouki: Tukang Putra Daerah Harus Kembangkan Talenta dan Kemampuan

Wednesday, 7 October 2026 - 09:54 WIT

Disnaker Deiyai Serahkan Bantuan Alat Pertukangan kepada 30 Tukang Lokal OAP

Tuesday, 6 October 2026 - 20:46 WIT

30 Unsur DWP Deiyai Dikukuhkan, Bupati Dorong Fokus pada Pendidikan, Ekonomi dan Sosial

Berita Terbaru