DPPKP Papua Tengah Tinjau Lahan Bibit Kopi Deiyai

Friday, 25 July 2025 - 14:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim DPPKP Papua Tengah bersama Dinas Pertanian Deiyai meninjau kebun kopi dan nanas sebagai bagian dari program bantuan bibit.

Tim DPPKP Papua Tengah bersama Dinas Pertanian Deiyai meninjau kebun kopi dan nanas sebagai bagian dari program bantuan bibit.

Deiyai [SINAR BEMO] — Dinas Pertanian dan Perkebunan Ketahanan Pangan (DPPKP) Provinsi Papua Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Deiyai untuk memverifikasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang telah didata oleh Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai melalui sensus pertanian beberapa bulan lalu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil sensus, telah terbentuk 120 kelompok tani. “Dari hasil pendataan tersebut, Pemerintah Provinsi akan menyalurkan bantuan 32 ribu bibit kopi. Selain itu, melalui anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Otonomi Khusus (Otsus), akan ditambahkan 6.400 bibit kopi, sehingga totalnya mencapai lebih dari 38 ribu bibit,” jelas Pigai.

Bantuan bibit kopi ini merupakan strategi program dari Gubernur Papua Tengah untuk mendorong kemandirian dan produktivitas petani lokal. Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai juga berencana melakukan lobi ke pemerintah pusat di Jakarta dalam waktu dekat, guna menerbitkan pendanaan berdasarkan sensus data tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pihak provinsi, Cheros dari Bidang Penyuluhan DPPKP menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keakuratan data CPCL dan kesiapan lokasi pembibitan kopi. “Kami turun langsung ke lapangan, memeriksa titik-titik yang telah dilaporkan, sebelum proses pendistribusian bibit dilakukan,” ujarnya.

Selain meninjau lahan kopi, rombongan juga mengunjungi kebun nanas di sekitar SMK Negeri 1 Deiyai untuk memastikan ketersediaan bibit buah lainnya. Dalam kunjungan itu, staf Dinas Pertanian Provinsi, Cecil, meminta pemilik kebun untuk menjaga kebersihan dan konsistensi dalam pembibitan, serta menyampaikan kebutuhan sarana produksi.

Fredy Sitomurang, staf DPPKP Papua Tengah, menambahkan bahwa program bantuan bibit ini akan berlangsung hingga tahun 2029. “Kami mendorong masyarakat untuk terus membibit, karena program ini bersifat berkelanjutan,” katanya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anace Yuppy Pantau Pembangunan Jalan Deiyai–Kapiraya, Serap Aspirasi Masyarakat
Pelajar Deiyai Raih Juara English Competition, Naomi Pigome: Anak Deiyai Mampu Bersaing
Orang Tua Memiliki Peran Penting, Anak-Anak Wajib Bersekolah Demi Masa Depan yang Lebih Baik
Peran Orang Tua Sangat Penting Mengawasi Penggunaan Handphone bagi Anak-anak
Aksi Sosial Demas Pekei, Antar Air Bersih Gratis untuk Lansia Saat Musim Kemarau
Bunda PAUD Deiyai Ajak Orang Tua Sekolahkan Anak Minimal Satu Tahun di PAUD Sebelum Masuk SD
Oya Pigome Soroti Maraknya Begal dan Curanmor di Papua Tengah, Minta Pemerintah Tingkatkan Keamanan
SMA Negeri 1 Tiom Gelar PLS 2026, Siswa Baru Dibekali Pendidikan Karakter dan Literasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 22:28 WIT

Anace Yuppy Pantau Pembangunan Jalan Deiyai–Kapiraya, Serap Aspirasi Masyarakat

Thursday, 23 July 2026 - 17:16 WIT

Pelajar Deiyai Raih Juara English Competition, Naomi Pigome: Anak Deiyai Mampu Bersaing

Wednesday, 22 July 2026 - 17:19 WIT

Orang Tua Memiliki Peran Penting, Anak-Anak Wajib Bersekolah Demi Masa Depan yang Lebih Baik

Saturday, 18 July 2026 - 19:06 WIT

Aksi Sosial Demas Pekei, Antar Air Bersih Gratis untuk Lansia Saat Musim Kemarau

Friday, 17 July 2026 - 07:42 WIT

Bunda PAUD Deiyai Ajak Orang Tua Sekolahkan Anak Minimal Satu Tahun di PAUD Sebelum Masuk SD

Berita Terbaru