Dekranasda Deiyai Siap Promosikan Kerajinan Kulit Kayu Meepago

Tuesday, 8 July 2025 - 09:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Dekranasda Kabupaten Deiyai saat tiba di Balikpapan untuk mengikuti HUT Dekranasda ke-45, 8 Juli 2025.

Pengurus Dekranasda Kabupaten Deiyai saat tiba di Balikpapan untuk mengikuti HUT Dekranasda ke-45, 8 Juli 2025.

Deiyai ​​[SINAR BEMO] — Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai ​​resmi dikukuhkan oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, pada 7 Juli 2025. Pengukuhan berlangsung di Ruang Sekretariat Daerah Kabupaten Deiyai, menandai dimulainya peran aktif Dekranasda dalam pelestarian dan pengembangan kerajinan daerah.

Usai pengukuhan, para pengurus dan anggota Dekranasda Deiyai ​​langsung bertolak dari Timika menuju Balikpapan. Mereka tiba pada tanggal 8 Juli 2025 untuk mengikuti peringatan Hari Ulang Tahun Dekranasda ke-45 yang berlangsung pada tanggal 9–12 Juli 2025. Perayaan ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk pameran budaya dan produk kerajinan dari seluruh daerah di Indonesia.

Dalam momentum nasional tersebut, Dekranasda Deiyai ​​berkomitmen untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal Meepago, khususnya kerajinan tangan berbahan dasar kulit kayu. Produk-produk yang akan dipamerkan meliputi Noken Yato dari kulit kayu, sepatu, anting, bandol, kalung, sirkam, koteka, hingga mapega—semuanya merupakan hasil karya perajin asli dari wilayah adat Meepago, Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pengurus Dekranasda Kabupaten Deiyai, Naomi Edowai, S.Kep.,M.Kes menyatakan siapnya untuk membawa karya-karya lokal ke tingkat nasional.

“Kami dari Deiyai ​​siap mempromosikan hasil produksi kulit kayu. Ini adalah warisan leluhur yang harus dijaga dan dikembangkan. Kami berharap masyarakat luas semakin mengenal budaya Meepago melalui karya-karya ini,” ujarnya.

Partisipasi Dekranasda Deiyai ​​dalam acara nasional ini diharapkan tidak hanya memperluas pasar kerajinan lokal, tetapi juga meningkatkan apresiasi terhadap budaya Papua, khususnya dari wilayah Meepago.

Melalui pameran ini, Dekranasda Deiyai ​​ingin menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki daya saing dan nilai ekonomi yang tinggi, sekaligus menjadi identitas budaya yang patut dibanggakan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya
Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara
Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten
Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai
​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG
Provinsi Papua Tengah Mediasi Konflik Kapiraya, Tiga Kabupaten Sepakati Tim Adat
Wakil Ketua I DPRD Deiyai Desak Penghentian Konflik di Kapiraya: “Tahan Diri, Jangan Ada Lagi Korban Nyawa”
Luar Biasa! Pemuda Asal Dogiyai Ini Luncurkan 4 Buku Sekaligus: Sebuah Nazar Intelektual

Berita Terkait

Monday, 2 March 2026 - 07:38 WIT

Pernyataan Sikap Bersama IPMAMI dan IPMANAPANDODE Kota Studi Semarang Terhadap Konflik Horizontal di Kapiraya

Sunday, 1 March 2026 - 18:31 WIT

Misi Kemanusiaan Kapiraya Terkendala Akses, Bupati Deiyai Desak Operasional Bandara

Tuesday, 24 February 2026 - 12:28 WIT

Kadin Papua Tengah Siap “Take Off”: Gelar Talkshow Ekonomi untuk Petakan Potensi Unggulan 8 Kabupaten

Friday, 20 February 2026 - 19:56 WIT

Setahun Pimpin, Melkianus Mote – Ayub Pigome Membawa Perubahan Nyata untuk Deiyai

Friday, 20 February 2026 - 19:25 WIT

​Guru Agama Papua Tengah Tuntut Kesetaraan Fasilitas Program PPG

Berita Terbaru