NABIRE, SINAR BEMO — Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (IPPMA) KEDEGAPO Kota Studi Nabire terus mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas mahasiswa melalui kegiatan seminar pengembangan diri. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembubaran panitia Seminar dan Orientasi tersebut berlangsung di Pantai TPI, Nabire, Papua Tengah, Senin (26/10/2026).
Seminar ini menghadirkan dua pemateri, yakni Sisko F. Pekei, S.E., yang membawakan materi tentang Mahasiswa dan Pengaruh Lingkungan, serta Alex Pekei dengan materi Manajemen Waktu.
Dalam penyampaian materinya, Sisko F. Pekei menekankan bahwa lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, pola pikir, dan perilaku mahasiswa. Karena itu, mahasiswa baru diharapkan mampu memilih lingkungan yang positif, membangun relasi yang sehat, serta mengembangkan kebiasaan yang mendukung keberhasilan akademik maupun organisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Alex Pekei mengulas pentingnya kemampuan mengatur waktu di tengah berbagai aktivitas mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa perlu membangun kedisiplinan dan menentukan skala prioritas agar dapat menjalankan tanggung jawab perkuliahan, kegiatan organisasi, dan kehidupan pribadi secara seimbang.
Ketua Panitia, Yohanes Pekei, berharap seminar tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa baru untuk mengembangkan diri menjadi pribadi yang kritis, disiplin, berkarakter, dan bertanggung jawab.
Ia juga mendorong mahasiswa baru agar tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi turut mengambil bagian dalam organisasi sebagai ruang pembelajaran, pengembangan potensi, dan pembentukan jiwa kepemimpinan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua IPPMA KEDEGAPO Kota Studi Nabire, Selvianus Douw, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab dalam menyukseskan rangkaian kegiatan, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan dan pembubaran panitia.
Selvianus menegaskan bahwa IPPMA KEDEGAPO akan terus mendorong kegiatan yang berorientasi pada pengembangan intelektual mahasiswa. Upaya tersebut dilakukan melalui seminar, diskusi, dan lapak baca sebagai sarana memperluas wawasan, mempertajam pola pikir kritis, serta menumbuhkan budaya literasi di kalangan mahasiswa.
Menurutnya, organisasi mahasiswa tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga ruang untuk belajar bekerja sama, melatih tanggung jawab, membangun solidaritas, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Pembubaran panitia menjadi bagian dari evaluasi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat berorganisasi di lingkungan IPPMA KEDEGAPO Kota Studi Nabire.
Melalui kegiatan ini, IPPMA KEDEGAPO Nabire berharap mahasiswa baru mampu memanfaatkan masa perkuliahan secara produktif, membangun karakter yang kuat, serta aktif berkontribusi dalam organisasi dan kehidupan bermasyarakat.
IPPMA KEDEGAPO juga berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda KEDEGAPO, agar tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.







Komentar