DEIYAI, SINAR BEMO — Wakil Bupati Deiyai, Ayub Pigome, meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi (Tupoksi) pegawai, menjaga keamanan aset pemerintah, serta memperkuat kedisiplinan dan kebersihan lingkungan kerja.
Penegasan tersebut disampaikan Ayub Pigome saat memimpin Apel Gabungan di halaman Kantor Bupati Deiyai, Waghete, Senin (28/9/2026). Apel tersebut diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), CPNS, THK2, PPPK, dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.
Dalam arahannya, Ayub menegaskan bahwa kepala OPD memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh bawahannya melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengawasan tersebut, kata dia, harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sekretaris, kepala bidang hingga staf di setiap organisasi perangkat daerah.
“Kepada Kepala OPD agar kontrol Tupoksi bawahan, baik sekretaris, kepala bidang sampai staf,” tegas Ayub.
Selain pengawasan kinerja pegawai, Wakil Bupati juga meminta setiap OPD meningkatkan keamanan lingkungan perkantoran melalui penerapan sistem piket.
Menurutnya, pengamanan kantor dan aset pemerintah perlu mendapat perhatian serius karena masih terjadi kasus pencurian di lingkungan perkantoran. Karena itu, seluruh pimpinan OPD diminta terlibat aktif dalam menjaga fasilitas dan bangunan milik pemerintah.
“Kontrol lingkungan kita. Banyak pencurian. Harus ada piket di masing-masing OPD. Bangunan harus dijaga. Bahkan pintu saja dibongkar. Kepala-kepala dinas harus ikut memperhatikan dan menjaga kantor,” ujarnya.
Ayub juga menyoroti kedisiplinan pegawai dalam mengenakan pakaian dinas. Ia meminta kepala OPD memastikan seluruh pegawai menggunakan pakaian sesuai ketentuan yang berlaku pada setiap hari kerja.
“Kita harus rapikan pakaian. Ada yang warnanya berbeda-beda. Kepala-kepala dinas harus kontrol cara berpakaian, sesuai ketentuan hari Senin, Rabu, Kamis maupun Jumat. Kita sebagai ASN harus disiplin dalam berpakaian,” katanya.
Di samping itu, kebersihan lingkungan perkantoran menjadi perhatian dalam arahannya. Seluruh pegawai diminta menjaga kebersihan halaman kantor, toilet, kamar mandi, serta fasilitas umum lainnya.
Menurut Ayub, kebersihan dan kerapian lingkungan kerja merupakan bagian dari kedisiplinan aparatur sekaligus tanggung jawab bersama dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman.
Melalui arahan tersebut, Wakil Bupati Deiyai mengingatkan bahwa tanggung jawab aparatur pemerintah tidak sebatas hadir mengikuti apel, tetapi juga harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara baik, kedisiplinan, penjagaan aset daerah, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja.
Ia berharap seluruh kepala OPD dan pegawai dapat menindaklanjuti arahan tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.













Komentar