DEIYAI, SINAR BEMO — Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, Jemaat Kalvari Bomou II, Klasis Tigi, Koordinator Deiyai, menggelar ibadah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 pada Jumat (25/9/2026). Perayaan ini menjadi momentum untuk memperkuat iman, mempererat kebersamaan, serta melanjutkan pelayanan gereja bagi jemaat dan masyarakat.
Ibadah syukur tersebut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Deiyai, Mesak Pakage, S.E., M.M., Kepala OPD Perikanan, Marius Pakage, Ketua Koordinator KINGMI Deiyai, Philipus Edowai, S.Th., Ketua STT-WP Deiyai, Pelipus Mote, serta sejumlah kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA.
Hadir pula para pendeta, gembala jemaat, tokoh gereja, serta ratusan umat KINGMI yang mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh sukacita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian ibadah diawali dengan fragmen yang dibawakan oleh anak-anak sekolah minggu. Penampilan tersebut menggambarkan kehidupan jemaat mula-mula, ketika Yohanes Pakage menerima Injil dan mulai mengumpulkan umat untuk beribadah, memberantas buta huruf, serta mengajarkan kebenaran firman Tuhan.
Suasana perayaan semakin bermakna dengan prosesi pemotongan kue ulang tahun yang dipimpin langsung oleh Alpince Pakage dan Irence Dogopia. Pemotongan kue melibatkan perwakilan dari berbagai kalangan, baik pemerintah maupun gereja, sebagai simbol kebersamaan dalam membangun gereja, mendukung pemerintahan, dan mengembangkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam khotbahnya, Ev. Yosias Pakage menegaskan bahwa Injil telah hidup dan bertumbuh bersama masyarakat Bomou selama 77 tahun. Karena itu, ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga kehidupan iman dan meninggalkan berbagai perilaku yang dapat merusak persaudaraan.
“Jika ada iri hati, buanglah. Jika ada masalah satu sama lain, selesaikan sekarang. Tinggalkan segala kejahatan yang masih dipegang hingga hari ini,” tegasnya.
Ia juga mengajak jemaat untuk bangkit dan menjadi terang bagi banyak orang di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perjalanan panjang pelayanan gereja harus menjadi landasan bagi setiap umat untuk terus memperbarui kehidupan rohani, membangun hubungan yang harmonis, serta menjadi teladan bagi sesama.
Dalam sambutannya, Asisten II Sekda Kabupaten Deiyai, Mesak Pakage, S.E., M.M., menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh jemaat Kalvari Bomou II.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Deiyai, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-77 kepada Gereja Kalvari Bomou II. Kiranya perayaan ini membawa semangat dan sukacita bagi seluruh jemaat,” ujarnya.
Mesak mengatakan, perjalanan 77 tahun merupakan perjalanan panjang iman yang penuh dinamika dan tantangan. Menurutnya, usia tersebut menjadi bukti perjalanan pelayanan serta penyertaan Tuhan bagi jemaat hingga saat ini.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus hidup sesuai firman Tuhan dan melanjutkan pelayanan di tengah gereja maupun masyarakat.
“Biarlah setiap pelayanan yang dilakukan menjadi cermin bagi orang lain. Pemerintah Kabupaten Deiyai akan terus berjalan bersama gereja untuk membangun daerah,” katanya.
“Bahasa daerah wajib digunakan di mana saja. Bahasa Indonesia juga baik untuk digunakan, tetapi jangan sampai bahasa daerah kita hilang,” pesannya.
Ia juga mengingatkan jemaat agar tidak melupakan makanan pokok serta menggunakan setiap karunia dan talenta yang diberikan Tuhan secara bertanggung jawab.
Menurutnya, karunia yang diterima secara cuma-cuma harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik, sebab penyalahgunaannya dapat membawa dampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena sejak pembentukan panitia hingga pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian persiapan berjalan dengan baik tanpa hambatan berarti.
Atas nama panitia, Justinus menyampaikan terima kasih kepada badan pengurus jemaat yang telah memberikan kepercayaan untuk menyelenggarakan perayaan tersebut.
Ia turut mengapresiasi seluruh tamu undangan, pelayan acara, singers, kelompok tamborin, paduan suara (kwayers), serta para pemain musik yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan ibadah perayaan HUT ke-77.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun dalam perayaan tersebut terus terpelihara sehingga Jemaat Kalvari Bomou II semakin bertumbuh dalam iman, persaudaraan, dan pelayanan bagi masyarakat di Kabupaten Deiyai.













Komentar