PERINDO Mendesak Pemprov Papua Tengah dan Empat Bupati Gerak Cepat Tangani Longsor di KM 139

Saturday, 30 August 2025 - 18:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW PERINDO Papua Tengah Philemon Keiya

Ketua DPW PERINDO Papua Tengah Philemon Keiya

Deiyai [SINAR BEMO] – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PERINDO Provinsi Papua Tengah mendesak Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama empat bupati yakni Bupati Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Paniai agar segera mengambil langkah cepat dalam menangani putusnya badan jalan akibat longsor di ruas utama Nabire – Puncak pada Kilometer 139, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire.

Longsor yang terjadi sejak Jumat, 15 Agustus 2025, hingga kini belum tersambung akibat curah hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini menyebabkan akses transportasi lumpuh dan berdampak serius terhadap pasokan kebutuhan pokok.

Akibat terputusnya jalan, harga sembako dan bahan bakar minyak (BBM) di tiga kabupaten yakni Dogiyai, Deiyai, dan Paniai melambung tinggi. Kenaikan harga bahkan dilakukan sepihak oleh para pedagang tanpa mengindahkan standar satuan harga (SSH) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah dua minggu masyarakat tiga kabupaten hidup dengan harga yang sangat tinggi. Selain itu, pelayanan pemerintahan juga ikut terganggu,” ungkap Plt. Ketua DPW PERINDO Papua Tengah, Pilemon Keiya. 

PERINDO menilai pemerintah provinsi maupun kabupaten terkesan lamban dalam merespon bencana ini. Padahal, jalan poros Nabire – Puncak Jaya merupakan satu-satunya akses vital bagi ribuan masyarakat di wilayah pegunungan.

Untuk itu, PERINDO mendesak Gubernur Papua Tengah dan para bupati segera berkoordinasi dengan Satker Balai Jalan dan Jembatan yang menangani jalan nasional guna mencari solusi cepat. Selain itu, pihaknya juga meminta agar pemerintah mengundang kepala distrik Siriwo dari Nabire dan Paniai, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan untuk membahas langkah penanganan bersama di lokasi terdampak.

“Kami juga meminta tiga pemerintah kabupaten, yakni Dogiyai, Deiyai, dan Paniai, agar segera mengambil langkah cepat untuk mengontrol harga sembako dan BBM di daerah masing-masing,” tegas Pilemon Keiya.

DPW PERINDO Papua Tengah mengingatkan bahwa jika masalah ini dibiarkan, lonjakan harga sembako dan BBM akan terus menyiksa masyarakat di tiga kabupaten tersebut. Pemerintah diminta tidak menutup mata dan segera bertindak demi keberlangsungan hidup rakyat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten dan Polres Deiyai Salurkan Bantuan Bama bagi Pengungsi Kapiraya di Timika
Wakili Pemerintah Kabupaten, Asisten II Resmi Lepas Persidei FC Menuju Liga 4 Papua Tengah
Lestarikan Jati Diri Suku Mee, SMA Negeri 1 Deiyai Gelar Festival Seni Budaya
Kominfo Deiyai Fasilitasi 3 Titik Internet Starlink di Distrik Tigi Barat
Konflik Tapal Batas Kapiraya: Anggota DPR Papua Tengah Desak Kapolda Periksa Netralitas Aparat
Konflik Tapal Batas Kapiraya Memanas, Mesak Edowai Desak MRP Papua Tengah Bentuk Pansus
Tingkatkan Disiplin, Kepala Dinas Pertanian Deiyai Bagikan Seragam Batik Korpri dari Dana Kebijakan Pribadi
Buka Muspas Mee VIII, Gubernur Nawipa: Gereja Adalah Mitra Strategis Membangun SDM Papua Tengah

Berita Terkait

Thursday, 5 March 2026 - 17:32 WIT

Pemerintah Kabupaten dan Polres Deiyai Salurkan Bantuan Bama bagi Pengungsi Kapiraya di Timika

Tuesday, 3 March 2026 - 08:23 WIT

Wakili Pemerintah Kabupaten, Asisten II Resmi Lepas Persidei FC Menuju Liga 4 Papua Tengah

Friday, 27 February 2026 - 12:31 WIT

Lestarikan Jati Diri Suku Mee, SMA Negeri 1 Deiyai Gelar Festival Seni Budaya

Saturday, 14 February 2026 - 20:11 WIT

Kominfo Deiyai Fasilitasi 3 Titik Internet Starlink di Distrik Tigi Barat

Friday, 13 February 2026 - 22:30 WIT

Konflik Tapal Batas Kapiraya: Anggota DPR Papua Tengah Desak Kapolda Periksa Netralitas Aparat

Berita Terbaru