Nabire [SINAR BEMO] — Upaya memutus isolasi geografis di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) terus dipacu. Anggota DPR Papua Tengah, Donatus Mote, bersama Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah guna membahas percepatan pelayanan publik di sektor transportasi.
Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah, serta dihadiri jajaran Sekretaris dan lima Kepala Bidang. Diskusi difokuskan pada penguatan tiga pilar konektivitas: Darat, Udara, dan Laut/Danau.
Sektor Udara: Prioritas Bandara Pedalaman dan Harga Tiket
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah berkomitmen menjadikan pengembangan lapangan terbang di wilayah pedalaman sebagai prioritas utama. Selain infrastruktur fisik, persoalan tingginya biaya logistik dan harga tiket pesawat yang mencekik masyarakat menjadi perhatian serius.
”Kami akan segera duduk bersama otoritas bandara untuk membahas skema harga tiket ke pedalaman agar lebih terjangkau oleh masyarakat,” tegas Donatus Mote. Selain itu, ia juga mendorong koordinasi agar maskapai Wings Air dapat segera melayani rute ke Bandara Waghete untuk mempercepat mobilitas warga.
Sektor Laut dan Danau: Pembangunan Dermaga Strategis
Dalam pertemuan tersebut, John NR Gobai secara resmi menerima dokumen perencanaan pembangunan bandara di Kabupaten Puncak serta dokumen pembangunan dermaga di wilayah pesisir Nabire. Beberapa poin penting yang disoroti antara lain:
Penyelesaian Dermaga Pulau Mambor: Donatus Mote mendesak agar aset pembangunan dermaga di Pulau Mambor segera dipindahkan dari Provinsi induk (Papua) ke Papua Tengah agar pembangunannya yang sempat tertunda dapat segera dituntaskan.
Normalisasi Muara di Timika: John NR Gobai merencanakan pertemuan lanjutan dengan Dishub Mimika guna membahas pendangkalan muara sungai di Timika yang menghambat kapal bersandar di dermaga.
Titik Pembangunan Baru: Pemerintah merencanakan pembangunan dermaga di lokasi strategis, meliputi Dermaga Mambor dan Napan (Nabire), serta Dermaga Kokonau dan Potowaiburu (Timika).
Sektor Darat: Penataan Terminal Jayanti
Untuk transportasi darat, Wakil Ketua IV DPRPT menekankan pentingnya optimalisasi Terminal Jayanti di Nabire. Ke depan, seluruh kendaraan roda empat tujuan pedalaman wajib dipusatkan di terminal tersebut agar aktivitas bongkar muat di Pasar Karang tidak lagi mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan raya.
Langkah komprehensif ini diambil sebagai wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang bermukim di balik pegunungan dan pulau-pulau terluar di Papua Tengah.






