Nabire [SINAR BEMO] — Kepastian mengenai jumlah peserta kompetisi Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah musim 2025–2026 akhirnya terjawab. Persipuja 75, klub asal Kabupaten Puncak Jaya, resmi terdaftar sebagai tim ketujuh sekaligus terakhir yang melengkapi kuota turnamen bergengsi tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel), Alfred Fredy Anouw, menyatakan bahwa meskipun masa pendaftaran awalnya dibuka hingga 23 Februari 2026, antusiasme klub-klub daerah sangat tinggi sehingga kuota terpenuhi lebih cepat dari jadwal.
”Pendaftaran kami buka sejak 14 Februari dan saat ini seluruh slot sudah terisi. Tujuh tim resmi akan memperebutkan takhta juara Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah,” ungkap Alfred kepada awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sesuai jadwal yang disusun Panpel, kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia di wilayah Papua Tengah ini akan dibuka pada 8 Maret 2026. Kabupaten Mimika ditunjuk sebagai tuan rumah tunggal, dengan seluruh rangkaian pertandingan dipusatkan di Stadion Wania Imipi, SP 1, Kelurahan Kamoro Jaya.
Adapun tujuh tim yang akan bertanding mewakili kabupaten masing-masing adalah:
1. Persidei (Kabupaten Deiyai)
2. Persipani (Kabupaten Paniai)
3. Persintan (Kabupaten Intan Jaya)
4. Persipuncak Cartenz (Kabupaten Puncak)
5. Persemi Mimika (Kabupaten Mimika)
6. Persido (Kabupaten Dogiyai)
7. Persipuja 75 (Kabupaten Puncak Jaya)
Alfred, yang akrab disapa AFA, menjelaskan bahwa pembatasan tujuh tim ini telah merujuk pada Petunjuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dari PSSI Pusat. Prioritas panitia adalah memastikan setiap kabupaten memiliki representasi agar talenta muda di pelosok Papua Tengah memiliki panggung untuk bersinar.
”Kami ingin anak-anak muda di daerah menunjukkan bakat mereka. Harapannya, mereka bisa dilirik dan melangkah ke level profesional, baik di Liga 2 maupun Liga 1,” tambah Alfred.
Menariknya, Kabupaten Nabire tidak mengirimkan delegasi dalam kompetisi ini. Hal tersebut dikarenakan Persinab Nabire saat ini sudah berada di level kompetisi yang lebih tinggi, sehingga fokus dialokasikan kepada tim-tim dari kabupaten lain yang sedang berkembang.
Dalam era modern ini, Panpel juga mewajibkan setiap tim peserta memiliki akun Instagram resmi sebagai media publikasi dan koordinasi. Setiap aktivitas tim, mulai dari sesi latihan hingga progres kesiapan pemain, wajib diunggah dan menandai akun resmi panitia di @liga4papuatengah_. Langkah ini diambil untuk meningkatkan nilai jual kompetisi serta memudahkan pemantauan oleh masyarakat luas.






