Deiyai [SINAR BEMO] — Bupati Kabupaten Deiyai melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia guna membahas peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Deiyai. Dalam pertemuan pada Rabu, 11/3/2026 tersebut, Bupati Deiyai didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai dan Direktur RSUD Waghete.
Audiensi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk mempercepat pemerataan serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Deiyai merupakan wilayah dataran tinggi dengan kondisi geografis yang cukup sulit dijangkau. Kabupaten ini terdiri dari 5 distrik dan 67 kampung, dimana beberapa wilayah hanya dapat diakses menggunakan pesawat atau helikopter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut menyebabkan pelayanan kesehatan masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi ketersediaan alat kesehatan, tenaga medis, maupun dokter spesialis di RSUD.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai menyampaikan kondisi riil pelayanan kesehatan di daerah sekaligus memohon dukungan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Beberapa hal utama yang disampaikan antara lain:
Pertama, masih terdapat kekosongan alat kesehatan di 10 Puskesmas dan RSUD.
Kedua, masih terbatasnya sumber daya manusia kesehatan, baik di Puskesmas maupun di RSUD. Kebutuhan tersebut meliputi dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, serta tenaga kesehatan lainnya. Saat ini pelayanan kesehatan masih bergantung pada tenaga medis dari luar daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah berencana menyiapkan dokter dan dokter spesialis dari putra-putri daerah melalui program beasiswa pendidikan.
Ketiga, masih terbatasnya sarana dan prasarana fasilitas kesehatan. Pemerintah daerah berharap adanya dukungan untuk pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan, baik Puskesmas, RSUD, maupun Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Dari hasil diskusi dalam audiensi tersebut, Kabupaten Deiyai direncanakan menjadi salah satu lokasi pembangunan RSUD melalui program PHTC pada tahun 2027.
Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap dukungan dari Kementerian Kesehatan dapat mempercepat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sehingga masyarakat di wilayah pegunungan Papua dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik.












