DEIYAI, SINAR BEMO — Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, S.H. menyerahkan bantuan senilai Rp500 juta kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deiyai sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Deiyai.
Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah di Kabupaten Deiyai, Selasa (8/9/2026), dan diterima langsung oleh Direktur RSUD Deiyai, Frits Bukega, S.Keb., di Aula Tuyana, Waghete.
Dukungan anggaran tersebut diharapkan dapat membantu RSUD Deiyai dalam memenuhi kebutuhan pelayanan sekaligus memperkuat pengembangan fasilitas dan sistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemberian bantuan ini juga bertepatan dengan capaian RSUD Deiyai yang berhasil memperoleh Akreditasi Madya. Status tersebut diumumkan Pemerintah Kabupaten Deiyai pada Agustus 2026 setelah rumah sakit menjalani proses survei akreditasi pada 6–9 Juli 2026.
Proses akreditasi mencakup berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan rumah sakit, mulai dari mutu pelayanan dan keselamatan pasien hingga tata kelola, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana.
Capaian Akreditasi Madya menjadi salah satu indikator bahwa RSUD Deiyai terus melakukan pembenahan dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan. Namun, peningkatan mutu pelayanan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar standar yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah, RSUD Deiyai diharapkan semakin mampu memperkuat kualitas pelayanan dan memberikan layanan kesehatan yang aman, bermutu, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Penguatan pelayanan kesehatan juga membutuhkan kerja sama berbagai pihak, baik Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Deiyai, manajemen RSUD, tenaga kesehatan, maupun pemangku kepentingan lainnya.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat rumah sakit dari sisi sarana dan pembiayaan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pelayanan kesehatan di Kabupaten Deiyai.













Komentar