Oya Pigome Soroti Maraknya Begal dan Curanmor di Papua Tengah, Minta Pemerintah Tingkatkan Keamanan

Wednesday, 15 July 2026 - 19:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DEIYAI, SINAR BEMO – Tokoh intelektual muda Papua Tengah, Oya Pigome, menyoroti maraknya aksi kriminalitas berupa begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan ini semakin meresahkan masyarakat di berbagai wilayah Papua Tengah.

Menurut Oya Pigome, meningkatnya kasus begal dan curanmor telah menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat. Warga, khususnya yang beraktivitas pada malam hari, mengaku khawatir menjadi korban kejahatan jalanan.

“Kasus begal dan curanmor ini sudah sangat meresahkan. Masyarakat takut beraktivitas, terutama pada malam hari. Anak sekolah, pekerja, hingga ibu rumah tangga bisa menjadi korban. Pemerintah harus hadir memberikan rasa aman,” ujar Oya Pigome di Nabire, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPW Partai Ummat Provinsi Papua Tengah itu menilai meningkatnya aksi kriminal dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya minimnya penerangan jalan, kurangnya patroli keamanan, serta lemahnya pengawasan di sejumlah titik yang dianggap rawan kejahatan.

Ia meminta Polda Papua Tengah bersama jajaran Polres meningkatkan patroli rutin, terutama pada jalur-jalur yang sering dilaporkan menjadi lokasi aksi begal dan curanmor.

Selain itu, Oya mengusulkan agar pemerintah daerah mempercepat pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) dan kamera pengawas (CCTV) di lokasi strategis sebagai langkah pencegahan.

Ia juga mendorong terbentuknya forum komunikasi yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan aparat keamanan untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan melalui partisipasi masyarakat.

“Jangan menunggu sampai ada korban jiwa baru bertindak. Langkah pencegahan harus dilakukan mulai sekarang. Kami siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Tengah,” tegasnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama aparat keamanan segera mengambil langkah nyata agar situasi keamanan di Papua Tengah kembali kondusif, sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SMA Negeri 1 Tiom Gelar PLS 2026, Siswa Baru Dibekali Pendidikan Karakter dan Literasi
Oya Pigome: Miras Bukan Budaya Orang Papua, Ajak Pemerintah Berantas Peredaran Minuman Keras di Papua Tengah
Dekranasda Deiyai Raih Piagam Penghargaan pada Pameran HUT ke-46 Dekranas 2026 di Makassar
20 Putra-Putri Deiyai Resmi Dilepas untuk Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School
Ketua TP PKK Deiyai Berharap Peringatan HKG PKK Nasional Mendatang Digelar di Tanah Papua
TP PKK Deiyai Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Tahun 2026 di Makassar, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Keluarga
Pemkab Deiyai Salurkan 400 Paket Peralatan Kebun untuk Dukung Produktivitas Kelompok Tani
Anev Harkamtibmas Polres Deiyai, Sekda Tekankan Pentingnya Kolaborasi Jaga Keamanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 19:58 WIT

Oya Pigome Soroti Maraknya Begal dan Curanmor di Papua Tengah, Minta Pemerintah Tingkatkan Keamanan

Tuesday, 14 July 2026 - 17:54 WIT

SMA Negeri 1 Tiom Gelar PLS 2026, Siswa Baru Dibekali Pendidikan Karakter dan Literasi

Tuesday, 14 July 2026 - 13:46 WIT

Oya Pigome: Miras Bukan Budaya Orang Papua, Ajak Pemerintah Berantas Peredaran Minuman Keras di Papua Tengah

Tuesday, 14 July 2026 - 13:33 WIT

Dekranasda Deiyai Raih Piagam Penghargaan pada Pameran HUT ke-46 Dekranas 2026 di Makassar

Monday, 13 July 2026 - 10:52 WIT

20 Putra-Putri Deiyai Resmi Dilepas untuk Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School

Berita Terbaru