DEIYAI, SINAR BEMO – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) terus memperkuat program ekonomi kerakyatan yang menjadi salah satu visi utama Bupati Melkianus Mote dan Wakil Bupati Ayub Pigome. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memperkuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui pengembangan usaha peternakan babi di seluruh kampung.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan dan pembagian bibit ternak babi yang telah dilaksanakan sebelumnya, DPMK Deiyai kembali menyalurkan bantuan pakan ternak kepada 67 kampung di Kabupaten Deiyai. Penyaluran berlangsung di halaman Kantor DPMK Deiyai, Selasa (14/7/2026).
Kepala DPMK Kabupaten Deiyai, Dr. Ferdinant Pakage, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa pakan konsentrat dan dedak sebagai dukungan lanjutan bagi kelompok pengelola ternak melalui BUMDes di masing-masing kampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelatihan dan pembagian ternak babi sekaligus pakan awal sudah kami lakukan beberapa waktu lalu. Hari ini kami kembali menyalurkan pakan ternak sebagai tindak lanjut agar usaha peternakan terus berkembang,” ujarnya kepada wartawan.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Asisten I Setda Kabupaten Deiyai, Simon Mote, dan diterima oleh perwakilan dari 67 kampung dengan penuh antusias.
Menurut Dr. Ferdinant, program Ekina Tonawi merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk mendorong lahirnya masyarakat yang mandiri secara ekonomi melalui usaha peternakan babi.
Ia menegaskan, BUMDes dipilih sebagai pengelola program karena dinilai menjadi aset penting sekaligus sumber pendapatan asli kampung yang perlu terus diperkuat.
“Hari ini kami kembali membagikan pakan berupa konsentrat dan dedak. Sebelumnya juga sudah kami salurkan ke setiap kampung melalui pengurus BUMDes agar pengembangan ternak babi berjalan berkelanjutan,” katanya.
DPMK berharap program tersebut mampu melahirkan Ekina Tonawi atau masyarakat yang berhasil meningkatkan kesejahteraan melalui usaha peternakan babi di seluruh kampung di Kabupaten Deiyai.
“Harapan kami, ke depan 67 kampung memiliki Ekina Tonawi dari program ini. Itu yang sedang didorong oleh Bupati dan Wakil Bupati Deiyai. Karena itu kami berkomitmen terus mengawal program ini hingga berhasil,” tegasnya.
Selain penguatan sektor peternakan, DPMK juga akan mendorong seluruh BUMDes di Kabupaten Deiyai memiliki status badan hukum sesuai ketentuan Kementerian Desa.
“Dalam waktu dekat kami akan membantu proses pengurusan badan hukum seluruh BUMDes di Kabupaten Deiyai agar memiliki legalitas yang jelas,” tutup Dr. Ferdinant.













Komentar