DEIYAI, SINAR BEMO – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.K.M., M.K.M., berharap pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK pada tahun-tahun mendatang dapat digelar di Tanah Papua. Harapan tersebut disampaikan agar kader PKK di wilayah timur Indonesia memiliki kesempatan yang sama menjadi tuan rumah sekaligus merasakan manfaat kegiatan nasional secara langsung.
Pernyataan itu disampaikan Fransina usai menghadiri puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, jajaran pengurus TP PKK Pusat, Ketua TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, serta perwakilan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Fransina menjelaskan bahwa Kabupaten Deiyai sebagai daerah kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Papua Tengah masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengimplementasikan seluruh program PKK.
Menurutnya, kondisi geografis serta keterbatasan sarana dan prasarana membuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK belum dapat dijalankan secara maksimal.
Meski demikian, TP PKK Deiyai terus berupaya menjalankan berbagai program yang dapat disesuaikan dengan kondisi daerah, terutama dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Fransina mengatakan dukungan terhadap mama-mama Papua terus diperkuat melalui pengembangan kerajinan yang menjadi salah satu fokus Pokja II TP PKK Kabupaten Deiyai. Ia berharap momentum HKG PKK menjadi ruang untuk memperluas kerja sama, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.
Selain itu, ia menginginkan agar penyelenggaraan HKG PKK di masa mendatang dapat dilaksanakan di Papua sehingga kader PKK di wilayah paling timur Indonesia juga memperoleh kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional.
Menurutnya, pemerataan lokasi pelaksanaan kegiatan nasional akan menjadi bentuk perhatian terhadap daerah-daerah di Papua yang selama ini memiliki tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.
Fransina menambahkan, saat ini TP PKK Kabupaten Deiyai memprioritaskan program Posyandu, kesehatan, dan pendidikan yang selaras dengan visi dan misi Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T., dan Wakil Bupati Ayub Pigome.
Melalui momentum HKG PKK ke-54 Tahun 2026, TP PKK Kabupaten Deiyai berharap semakin terbuka peluang kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak untuk memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan keluarga, khususnya di wilayah pegunungan Papua Tengah.







Komentar