Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 20:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Harmonisasi Kabupaten Deiyai dan Dogiyai saat melakukan pendataan dan koordinasi di wilayah Distrik Kapiraya terkait penyelesaian persoalan antara masyarakat Suku Mee dan Suku Kamoro melalui mekanisme meja adat.

Tim Harmonisasi Kabupaten Deiyai dan Dogiyai saat melakukan pendataan dan koordinasi di wilayah Distrik Kapiraya terkait penyelesaian persoalan antara masyarakat Suku Mee dan Suku Kamoro melalui mekanisme meja adat.

Deiyai [SINAR BEMO] – Tim Harmonisasi Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Deiyai dan Dogiyai mendesak Tim Harmonisasi Kabupaten Mimika untuk segera berkolaborasi dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi antara masyarakat Suku Mee dan Suku Kamoro di Distrik Kapiraya.

Ketua Tim Harmonisasi Kabupaten Deiyai, Ernes Kotouki, SE, mengatakan bahwa keterlibatan Tim Harmonisasi dari Kabupaten Mimika sangat penting dalam proses penyelesaian konflik tersebut. Hal ini mengingat sebagian besar masyarakat dari Suku Kamoro berdomisili di wilayah Kabupaten Mimika.

“Kami berharap Tim Harmonisasi dari Kabupaten Mimika dapat bekerja sama dengan kami untuk menangani persoalan ini. Mengingat warga Suku Kamoro mayoritas berada di wilayah Mimika, maka pendekatan kepada mereka tentu lebih efektif dilakukan oleh Tim Harmonisasi Mimika,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa saat ini Tim Harmonisasi dari Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Dogiyai telah menjalankan berbagai langkah awal di lapangan. Tim telah melakukan pendataan di lokasi kejadian, menerima aspirasi masyarakat, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempersiapkan tahapan penyelesaian berikutnya.

Menurutnya, kolaborasi antara ketiga kabupaten menjadi langkah strategis agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara menyeluruh dan damai.

Penyelesaian konflik tersebut direncanakan akan ditempuh melalui mekanisme meja adat, dengan melibatkan tokoh adat dan perwakilan masyarakat dari kedua suku. Pendekatan ini dinilai sebagai cara yang paling tepat karena menghormati nilai-nilai adat yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Mee maupun Kamoro.

Melalui forum adat tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat mencapai kesepakatan bersama yang adil serta menjaga hubungan persaudaraan antar masyarakat di wilayah tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya
Suara dari Mogodagi: Masyarakat Kapiraya Desak Penegasan Batas Adat dan Keadilan Hukum
Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik
Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro
Tim Harmonisasi Pemkab Deiyai Dihadang, Upaya Penyelesaian Konflik Kapiraya Terhambat
Akses Udara Terbuka, Bantuan Pangan Pemkab Deiyai Tiba di Kapiraya
Anace Yuppy Apresiasi Langkah Serius Pemprov Papua Tengah Selesaikan Sengketa Tapal Batas Adat Kapiraya
Hentikan Provokasi di Media Sosial, Pemuda Katolik Deiyai Desak Penyelesaian Damai Batas Wilayah

Berita Terkait

Wednesday, 11 March 2026 - 20:37 WIT

Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 20:02 WIT

Tim Harmonisasi Deiyai dan Dogiyai Desak Kolaborasi Mimika untuk Selesaikan Konflik Mee–Kamoro di Kapiraya

Wednesday, 11 March 2026 - 19:47 WIT

Suara dari Mogodagi: Masyarakat Kapiraya Desak Penegasan Batas Adat dan Keadilan Hukum

Friday, 6 March 2026 - 17:30 WIT

Akses Jalan Terhambat, Masyarakat Kapiraya Desak Percepatan Pembangunan Jalur Darat demi Pelayanan Publik

Monday, 2 March 2026 - 17:52 WIT

Kepala Suku Distrik Kapiraya Sesalkan Penghadangan Tim Harmonisasi oleh Oknum Suku Kamoro

Berita Terbaru

Lingkungan

Tim Harmonisasi Deiyai Tampung Aspirasi Masyarakat Mee di Kapiraya

Wednesday, 11 Mar 2026 - 20:37 WIT