Cegah Konflik, PGGPT Desak Pemerintah Tuntaskan Tapal Batas Deiyai–Mimika Secara Damai

Wednesday, 11 February 2026 - 16:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGGPT Papua Tengah, Pdt. Dr. Yance Nawipa, M.Th, saat memberikan keterangan pers terkait urgensi penyelesaian tapal batas Kabupaten Deiyai dan Mimika di Nabire, Rabu (11/2).

Ketua PGGPT Papua Tengah, Pdt. Dr. Yance Nawipa, M.Th, saat memberikan keterangan pers terkait urgensi penyelesaian tapal batas Kabupaten Deiyai dan Mimika di Nabire, Rabu (11/2).

NABIRE [SINAR BEMO] – Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah (PGGPT), Pdt. Dr. Yance Nawipa, M.Th, mengeluarkan imbauan resmi terkait sengketa tapal batas antara Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika. PGGPT menyoroti potensi konflik horizontal yang dapat menimbulkan korban jiwa jika persoalan ini tidak segera ditangani secara serius.

​Dalam pernyataan resminya pada Rabu (11/2/2026), Pdt. Yance mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh adat, pemuda, hingga aparat—untuk mengedepankan dialog dan menahan diri dari segala bentuk kekerasan.

​”Kami menghimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya. Hindari penyebaran informasi yang memperkeruh suasana,” tegas Pdt. Yance.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Ia menekankan bahwa gereja menolak keras segala bentuk kekerasan yang hanya akan merusak persaudaraan sesama anak negeri di Papua. Mengutip Matius 5:9, ia mengingatkan, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

PGGPT secara tegas mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta Pemkab Deiyai dan Mimika untuk segera mengambil langkah konkret. Penegasan batas wilayah berbasis data geospasial yang akurat menjadi harga mati agar konflik tidak berlarut-larut.

​”Negara punya tanggung jawab konstitusional untuk melindungi warga. Jangan tunggu jatuh korban lebih banyak lagi. Pemerintah harus segera memfasilitasi dialog resmi yang melibatkan tokoh adat dan tokoh agama sebagai penengah,” ujarnya.

Pdt. Yance juga menggarisbawahi bahwa penyelesaian administratif harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak ulayat. Pendekatan persuasif dan musyawarah mufakat dinilai jauh lebih efektif dibandingkan pendekatan represif.

​”Gereja siap menjadi mitra rekonsiliasi. Keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama di atas segala kepentingan politik maupun administratif,” tambahnya.

​Di akhir seruannya, PGGPT mengajak para gembala jemaat untuk terus mendoakan perdamaian di Papua Tengah dan meminta aparat keamanan bertindak secara profesional serta humanis dalam menjaga situasi di lapangan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cegah Penyumbatan Muara Danau Tigi, Warga Oneibo Keluarkan Larangan Keras Bagi Pengunjung Kali
Tingkatkan Kebersihan Wilayah, Bupati Deiyai Serahkan Kendaraan Operasional ke DLH
Dinas Perikanan Deiyai Bersiap Tampung Ribuan Bibit Bantuan Provinsi Papua Tengah
Aksi Cepat Kepala Distrik Kapiraya dan DPRK: 75 Warga Korban Konflik Mogodagi Berhasil Dievakuasi ke Timika
​Anggota DPR Papua Tengah Dapil Deiyai Menerima Aspirasi Tapal Batas Deiyai-Mimika
Seruan Damai dan Keadilan dari Pelayanan Perempuan Kingmi Deiyai untuk Kapiraya
Step Y. Edowai: Jangan Hanya Tapal Batas, Cari Dalang di Balik Ketegangan Suku Mee dan Kamoro
KNPI Deiyai Minta Pedagang Jaga Kebersihan Waghete, Dukung Misi “Deiyai Bersih” Bupati Mote

Berita Terkait

Wednesday, 11 February 2026 - 16:29 WIT

Cegah Konflik, PGGPT Desak Pemerintah Tuntaskan Tapal Batas Deiyai–Mimika Secara Damai

Tuesday, 10 February 2026 - 11:20 WIT

Cegah Penyumbatan Muara Danau Tigi, Warga Oneibo Keluarkan Larangan Keras Bagi Pengunjung Kali

Monday, 29 December 2025 - 15:01 WIT

Tingkatkan Kebersihan Wilayah, Bupati Deiyai Serahkan Kendaraan Operasional ke DLH

Tuesday, 9 December 2025 - 12:21 WIT

Dinas Perikanan Deiyai Bersiap Tampung Ribuan Bibit Bantuan Provinsi Papua Tengah

Sunday, 7 December 2025 - 04:03 WIT

Aksi Cepat Kepala Distrik Kapiraya dan DPRK: 75 Warga Korban Konflik Mogodagi Berhasil Dievakuasi ke Timika

Berita Terbaru