Buka Muspas Mee VIII, Gubernur Nawipa: Gereja Adalah Mitra Strategis Membangun SDM Papua Tengah

Monday, 2 February 2026 - 20:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Marten Ukago (tengah), saat membacakan sambutan Gubernur Meki Nawipa pada pembukaan Muspas Mee VIII di Paroki Kristus Jaya Komopa, Paniai, Senin (2/2).

Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Marten Ukago (tengah), saat membacakan sambutan Gubernur Meki Nawipa pada pembukaan Muspas Mee VIII di Paroki Kristus Jaya Komopa, Paniai, Senin (2/2).

Paniai [SINAR BEMO] — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa gereja memiliki peran krusial sebagai mitra strategis dalam pembangunan manusia secara utuh. Fokus utamanya adalah menjawab tantangan sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pembentukan karakter generasi muda di Tanah Papua.

​Penegasan tersebut disampaikan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli (Sahli) Marten Ukago pada pembukaan Musyawarah Pastoral (Muspas) Mee VIII di Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pimpinan gereja, tokoh adat, tokoh perempuan, pemuda, serta seluruh umat Mee yang hadir dari berbagai penjuru Papua.

​“Kehadiran peserta merupakan wujud nyata komitmen iman dan tanggung jawab moral untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar Meki Nawipa dalam keterangan tertulisnya.

​Menurut Gubernur, Muspas Mee VIII bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang refleksi untuk merumuskan arah pelayanan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat Mee. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya terpaku pada infrastruktur fisik.

​“Pembangunan juga menyangkut nilai spiritual, etika, dan kemanusiaan. Gereja harus terus hadir sebagai garam dan terang dunia, membawa pesan damai dan keadilan,” tegasnya.

​Melalui Muspas ini, Pemprov Papua Tengah berharap lahir rekomendasi pastoral yang kontekstual, khususnya dalam penguatan peran keluarga dan pemuda guna menjaga harmoni sosial di Papua Tengah.

​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemprov Papua Tengah, di antaranya Plt. Kabag BPPKAD Alexander Manangsang, Plt. Kadinkes dr. Agus, Plt. Kabiro Umum Vivian A. Gobai, serta Plt. Kabiro Perekonomian Yohanes You. Muspas Mee VIII diharapkan menjadi momentum kontribusi nyata umat dalam mendukung perdamaian berkelanjutan di Tanah Papua.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Deiyai Angkat PPPK dan CPNS THK II, Bupati Ingatkan Disiplin
Pemerintah Kabupaten dan Polres Deiyai Salurkan Bantuan Bama bagi Pengungsi Kapiraya di Timika
Wakili Pemerintah Kabupaten, Asisten II Resmi Lepas Persidei FC Menuju Liga 4 Papua Tengah
Lestarikan Jati Diri Suku Mee, SMA Negeri 1 Deiyai Gelar Festival Seni Budaya
Kominfo Deiyai Fasilitasi 3 Titik Internet Starlink di Distrik Tigi Barat
Konflik Tapal Batas Kapiraya: Anggota DPR Papua Tengah Desak Kapolda Periksa Netralitas Aparat
Konflik Tapal Batas Kapiraya Memanas, Mesak Edowai Desak MRP Papua Tengah Bentuk Pansus

Berita Terkait

Friday, 20 March 2026 - 20:59 WIT

Tuesday, 17 March 2026 - 15:00 WIT

Pemkab Deiyai Angkat PPPK dan CPNS THK II, Bupati Ingatkan Disiplin

Thursday, 5 March 2026 - 17:32 WIT

Pemerintah Kabupaten dan Polres Deiyai Salurkan Bantuan Bama bagi Pengungsi Kapiraya di Timika

Tuesday, 3 March 2026 - 08:23 WIT

Wakili Pemerintah Kabupaten, Asisten II Resmi Lepas Persidei FC Menuju Liga 4 Papua Tengah

Friday, 27 February 2026 - 12:31 WIT

Lestarikan Jati Diri Suku Mee, SMA Negeri 1 Deiyai Gelar Festival Seni Budaya

Berita Terbaru

Uncategorized

Friday, 20 Mar 2026 - 20:59 WIT

Uncategorized

Pemkab Deiyai Angkat PPPK dan CPNS THK II, Bupati Ingatkan Disiplin

Tuesday, 17 Mar 2026 - 15:00 WIT