Deiyai [SINAR BEMO] — Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Deiyai menunjukkan komitmennya dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS dengan melakukan kunjungan kerja ke layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) di Puskesmas Waghete dan RSUD Deiyai pada Kamis (11/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat sinergi dan memastikan pelayanan yang optimal bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di wilayah tersebut.
Ketua KPA Deiyai, Maksimus Pigai, mengungkapkan bahwa inisiatif kunjungan ini tidak hanya sebatas menjalin silaturahmi, tetapi juga untuk mendengarkan langsung berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi oleh petugas layanan HIV/AIDS di kedua fasilitas kesehatan tersebut.
“Kami berharap komunikasi yang baik antara KPA Kabupaten Deiyai dan tim layanan HIV/AIDS di Puskesmas Waghete dan RSUD Deiyai dapat terus terjaga. Hal ini sangat krusial demi kelancaran dan peningkatan kualitas pelayanan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Deiyai,” ujar Maksimus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain berdialog dengan petugas kesehatan, KPA Deiyai juga menyuarakan harapan-harapan dari para ODHA/ODHIV, menegaskan peran KPA sebagai jembatan antara komunitas dan layanan kesehatan. Maksimus Pigai menambahkan bahwa KPA akan terus berkolaborasi intensif dengan Puskesmas Waghete dan RSUD Deiyai untuk meningkatkan mutu layanan serta mengurangi stigma yang kerap dialami oleh ODHA/ODHIV.
Di sela-sela kunjungan, KPA Deiyai juga melakukan pemantauan terhadap Gedung Kantor Sekretariat KPA Kabupaten Deiyai yang berlokasi di area Puskesmas Waghete. Maksimus Pigai menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Bupati Kabupaten Deiyai dan Kepala Puskesmas Waghete atas dukungan berupa peminjaman gedung tersebut.
Kepala Puskesmas Waghete, Ny Fransina Rumbiak Mote, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia dan seluruh tenaga kesehatan berharap kerja sama yang terjalin dapat signifikan meningkatkan kualitas layanan HIV/AIDS di Deiyai, sejalan dengan visi ambisius mereka: “MENYELAMATKAN SISA MANUSIA DEIYAI DARI YANG TERSISA.”






