Pembakaran Jenazah Bukan Budaya Suku Mee, Pelaku Kekerasan di Kapiraya Diminta Segera Diproses Hukum

Thursday, 27 November 2025 - 23:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donatus Mote, S.IP., MM Ketua Fraksi kelompok Khusus DPR PT.

Donatus Mote, S.IP., MM Ketua Fraksi kelompok Khusus DPR PT.

Deiyai ​​[SINAR BEMO] — Konflik tiba-tiba di Kampung Mogodagi Kapiraya yang melibatkan serangan sekelompok orang terhadap warga Suku Mee (pemilik ulayat Tanah Papua) telah menelan korban jiwa. Peristiwa tragis ini menyebabkan satu orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka berat.

​Aksi kekerasan ini semakin dikecam setelah masyarakat setempat memublikasikan rekaman video yang menampilkan jenazah korban yang dibakar oleh para pelaku yang membawa senjata tajam.

​Tokoh masyarakat menyatakan bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai lokal dan hukum negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Pembunuhan dan pembakaran jenazah adalah bukan budaya Suku Mee dan ini sangat sadis,” ujar Donatus Mote Ketua Fraksi Kelompok Khusus. “Ini adalah pelanggaran berat. Pelaku telah melanggar hukum adat Suku Mee dan melanggar hukum Pemerintah. Bakar mayat adalah perbuatan yang sadis dan tidak manusiawi.”

​”Pelaku yang melakukan pembunuhan dan pembakaran jenazah harus ditangkap dan diproses secara hukum yang berlaku,” tegasnya.

​Selain korban jiwa, para pelaku juga melaporkan melakukan perusakan fasilitas publik dan rumah warga.

​”Pemerintah tidak boleh membiarkan pelaku. Mereka tidak hanya membunuh, tetapi juga telah membakar rumah warga, rumah sakit, kantor desa, dan kantor pemerintahan di Kapiraya. Ini adalah aset pemerintah yang sengaja dibakar,” lanjutnya.

​Masyarakat menuntut agar Pemerintah menjamin keadilan dan meminta dipertanggungjawabkan sepenuhnya di hadapan hukum atas perbuatan keji tersebut.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPMK dan BIG Tegaskan Batas Desa untuk Kepastian Hukum dan Pembangunan
Tingkatkan Keterampilan Pencari Kerja, Disnaker Deiyai Gelar Pelatihan Service Laptop Tahap II
Asisten I Setda Deiyai Buka Sosialisasi Tupoksi, Tekankan Pentingnya Pemahaman Tugas ASN Kominfo
Aprila Wayar, Penulis Novel Perempuan Papua Pertama dan Jurnalis Pemberani, Tutup Usia
Perayaan Perdana HUT ke 17: Bupati Mote Tunjuk Tokoh Pejuang Mesak Pakage sebagai Ketua Panitia
Bupati Deiyai Ajak Pemuda Kampung Bangun Daerah
Fransina Rumbiak Mote Resmi Jabat Bunda PAUD Deiyai, Prioritaskan Layanan Berkualitas dan Ramah Anak
Bupati Deiyai Ajak Semua Elemen Masyarakat Berantas Miras dan Narkoba Demi Generasi Sehat

Berita Terkait

Saturday, 29 November 2025 - 13:58 WIT

DPMK dan BIG Tegaskan Batas Desa untuk Kepastian Hukum dan Pembangunan

Monday, 24 November 2025 - 08:28 WIT

Tingkatkan Keterampilan Pencari Kerja, Disnaker Deiyai Gelar Pelatihan Service Laptop Tahap II

Tuesday, 11 November 2025 - 09:39 WIT

Asisten I Setda Deiyai Buka Sosialisasi Tupoksi, Tekankan Pentingnya Pemahaman Tugas ASN Kominfo

Sunday, 19 October 2025 - 18:38 WIT

Aprila Wayar, Penulis Novel Perempuan Papua Pertama dan Jurnalis Pemberani, Tutup Usia

Monday, 6 October 2025 - 18:07 WIT

Perayaan Perdana HUT ke 17: Bupati Mote Tunjuk Tokoh Pejuang Mesak Pakage sebagai Ketua Panitia

Berita Terbaru

Tim BIG jakarta saat melakukan pemeriksaan peta wilayah Desa atau Kampung di Kabupaten Deiyai.

Uncategorized

DPMK dan BIG Tegaskan Batas Desa untuk Kepastian Hukum dan Pembangunan

Saturday, 29 Nov 2025 - 13:58 WIT