Sorotan Rangkap Jabatan di Organisasi Pemuda Papua Tengah, DPRPT Desak Pembagian Kesempatan Merata

Tuesday, 28 October 2025 - 11:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Donatus Mote, S.IP., M.M Ketua Fraksi kelompok khusus DPRPT.

Donatus Mote, S.IP., M.M Ketua Fraksi kelompok khusus DPRPT.

Deiyai, [SINAR BEMO] — Semangat Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober menjadi momentum krusial bagi organisasi kepemudaan (OKP) di Provinsi Papua Tengah untuk mengukuhkan peran mereka sebagai motor pembangunan dan wadah pemersatu bangsa. Setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur definitif, aktivitas organisasi penting seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Papua Tengah kian menggeliat.

​Namun, di tengah gelora kebangkitan tersebut, muncul sorotan tajam dan kritik keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) terkait praktik rangkap jabatan atau double job yang melibatkan figur yang sama di beberapa organisasi strategis sekaligus.

Kritik Keras Anggota DPRPT: Tutup Peluang Anak Daerah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Anggota DPRPT yang juga Ketua Fraksi Kelompok Khusus, Dewan Donatus Mote, S.IP M.M, menyuarakan kekecewaan publik secara terbuka. Ia menilai praktik rangkap jabatan ini secara tidak langsung menutup peluang bagi banyak putra-putri Papua Tengah yang berpotensi, cerdas, dan kompeten namun masih belum memiliki pekerjaan.

​”Orang yang sama menduduki jabatan di beberapa organisasi. Hal ini sesungguhnya menutup peluang dan kesempatan bagi orang lain,” tegas Donatus Mote. Ia mencontohkan kondisi yang seharusnya tidak terjadi: “Coba kita lihat, orang yang sama mendapat jabatan di KONI, mendapat jabatan juga di KNPI, dan juga di Kadin. Padahal, Papua Tengah memiliki banyak pemuda-pemudi cerdas yang saat ini masih menganggur.”

​Ia menekankan bahwa kesempatan untuk bekerja dan berkontribusi dalam pembangunan Papua Tengah harus dibagi secara merata agar dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat.

Seruan Revisi Struktur Organisasi: Jangan ‘Makan Dua Piring’

​Menanggapi masalah struktural ini, Donatus Mote secara khusus mendesak pengurus KONI, KNPI, dan Kadin Papua Tengah untuk segera merevisi ulang struktur dan komposisi jabatan dalam organisasi yang didominasi oleh pemuda tersebut.

​Ia menggunakan perumpamaan yang kuat untuk menyampaikan pesannya: “Jangan satu orang ‘makan dua piring’, berilah ‘piring yang satu’ kepada yang belum makan agar dia bisa ikut serta,” serunya. Perumpamaan ini merefleksikan pentingnya distribusi kesempatan yang adil.

Semangat Sumpah Pemuda: Persatuan dan Kesempatan

​Memperingati Sumpah Pemuda, anggota Dewan tersebut menegaskan kembali nilai fundamental persatuan. Ia mengingatkan bahwa pembangunan Papua Tengah tidak bisa hanya diemban oleh satu atau dua orang, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari seluruh pemuda.

​”Isi Sumpah Pemuda hanya ada tiga poin, yaitu Tanah Air, Bangsa, dan Bahasa,” kenangnya, menekankan pentingnya kembali pada nilai-nilai dasar kebangsaan.

​Ia mengajak pemuda Papua Tengah untuk melepaskan ego, ikatan politik, serta perbedaan agama, suku, dan bahasa. Semua harus kembali pada status yang sama: Pemuda Papua Tengah yang mencintai Tanah Air dan Bangsa.

​”Pemuda Papua Tengah harus membangkitkan mindset bahwa kita adalah sama-sama Pemuda Papua Tengah yang bekerja dengan penuh hati untuk Tanah Air, bangsa, dan rakyat,” pungkasnya. Ia berharap organisasi kepemudaan di Papua Tengah saling memberikan kesempatan dan kepercayaan, serta menjadikan wadah tersebut sebagai tempat berdikari dan mengembangkan jati diri anak bangsa.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anace Yuppy Pantau Pembangunan Jalan Deiyai–Kapiraya, Serap Aspirasi Masyarakat
Pelajar Deiyai Raih Juara English Competition, Naomi Pigome: Anak Deiyai Mampu Bersaing
Orang Tua Memiliki Peran Penting, Anak-Anak Wajib Bersekolah Demi Masa Depan yang Lebih Baik
Peran Orang Tua Sangat Penting Mengawasi Penggunaan Handphone bagi Anak-anak
Aksi Sosial Demas Pekei, Antar Air Bersih Gratis untuk Lansia Saat Musim Kemarau
Bunda PAUD Deiyai Ajak Orang Tua Sekolahkan Anak Minimal Satu Tahun di PAUD Sebelum Masuk SD
Oya Pigome Soroti Maraknya Begal dan Curanmor di Papua Tengah, Minta Pemerintah Tingkatkan Keamanan
SMA Negeri 1 Tiom Gelar PLS 2026, Siswa Baru Dibekali Pendidikan Karakter dan Literasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 22:28 WIT

Anace Yuppy Pantau Pembangunan Jalan Deiyai–Kapiraya, Serap Aspirasi Masyarakat

Thursday, 23 July 2026 - 17:16 WIT

Pelajar Deiyai Raih Juara English Competition, Naomi Pigome: Anak Deiyai Mampu Bersaing

Wednesday, 22 July 2026 - 17:19 WIT

Orang Tua Memiliki Peran Penting, Anak-Anak Wajib Bersekolah Demi Masa Depan yang Lebih Baik

Saturday, 18 July 2026 - 19:06 WIT

Aksi Sosial Demas Pekei, Antar Air Bersih Gratis untuk Lansia Saat Musim Kemarau

Friday, 17 July 2026 - 07:42 WIT

Bunda PAUD Deiyai Ajak Orang Tua Sekolahkan Anak Minimal Satu Tahun di PAUD Sebelum Masuk SD

Berita Terbaru