Donatus Mote: Jangan Libatkan Siswa dalam Masalah Internal Sekolah SMP YPPK Waghete

Monday, 13 October 2025 - 13:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Donatus Mote, S.IP Anggota DPR PT

Donatus Mote, S.IP Anggota DPR PT

Deiyai SINAR BEMO — 13 Oktober 2025, Sejumlah siswa SMP YPPK Waghete hari ini menggelar aksi di halaman Kantor Bupati Deiyai. Dalam orasinya, para pelajar meminta agar kepala sekolah lama tetap dipertahankan dan menolak adanya pergantian pimpinan baru.

Namun, aksi tersebut menuai sorotan dari berbagai pihak karena diduga melibatkan siswa dalam konflik internal sekolah. “Kami sangat menyayangkan tindakan guru-guru yang mengajak siswa terlibat dalam aksi. Tugas utama siswa adalah belajar di sekolah, bukan ikut dalam urusan jabatan kepala sekolah,” tegas ​Ketua Fraksi Kelompok Khusus DPRP-T, Donatus Mote.

Pihak dewan provinsi memastikan bahwa akar permasalahan yang menyebabkan terjadinya pemalangan di sekolah SMP YPPK Waghete berasal dari perpecahan antar-guru. “Kami menemukan bahwa guru-guru di SMP YPPK Waghete terbagi dalam dua kubu kepentingan. Ini adalah masalah internal yang seharusnya diselesaikan oleh pihak yayasan, bukan dibawa ke ranah publik,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, konflik di lingkungan sekolah tersebut sudah berlangsung lama tanpa adanya penyelesaian dari pihak Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) maupun PSW (Pendidikan Swasta Wilayah). “Kami harap pihak yayasan segera turun tangan. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut dan mengganggu proses belajar mengajar,” katanya.

Selain itu, ia juga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai untuk memfasilitasi pertemuan antara pihak yayasan, guru-guru, PSW, dan tokoh pendidikan. “Ketika yayasan belum mampu menyelesaikan, maka dinas pendidikan harus hadir memediasi agar persoalan ini cepat selesai,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik hak ulayat tanah lokasi sekolah menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak terlibat dalam pemalangan sekolah tersebut. “Kami pemilik tanah tidak pernah intervensi urusan sekolah. Tanah tempat berdirinya SD dan SMP YPPK Waghete telah diserahkan oleh leluhur kami kepada gereja dan yayasan Katolik tanpa syarat. Jadi jangan kaitkan masalah internal sekolah dengan urusan tanah,” tegas perwakilan pemilik hak ulayat.

Ia juga menolak keras jika siswa dijadikan alat dalam perebutan jabatan. “Jangan jadikan siswa sebagai alat untuk memperjuangkan kepentingan jabatan di sekolah. Mereka harus dilindungi dan difokuskan pada pendidikan, bukan dibawa ke dalam masalah guru,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Melkianus Mote Pastikan Pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Gakokebo Berjalan Sesuai Target
Mando Mote: 25 Gereja di Deiyai Bisa Ambil Bantuan Beras Mulai 12 Oktober
Ernest Kotouki: Tukang Putra Daerah Harus Kembangkan Talenta dan Kemampuan
Disnaker Deiyai Serahkan Bantuan Alat Pertukangan kepada 30 Tukang Lokal OAP
30 Unsur DWP Deiyai Dikukuhkan, Bupati Dorong Fokus pada Pendidikan, Ekonomi dan Sosial
Seragam DWP Dibagikan, Dinas Perumahan Deiyai Dorong Kekompakan Anggota
Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
DWP Disnaker Deiyai Mulai Aktivitas Organisasi, Perempuan Diajak Berperan Aktif dalam Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 16:43 WIT

Bupati Melkianus Mote Pastikan Pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Gakokebo Berjalan Sesuai Target

Saturday, 10 October 2026 - 04:42 WIT

Mando Mote: 25 Gereja di Deiyai Bisa Ambil Bantuan Beras Mulai 12 Oktober

Thursday, 8 October 2026 - 17:48 WIT

Ernest Kotouki: Tukang Putra Daerah Harus Kembangkan Talenta dan Kemampuan

Wednesday, 7 October 2026 - 09:54 WIT

Disnaker Deiyai Serahkan Bantuan Alat Pertukangan kepada 30 Tukang Lokal OAP

Tuesday, 6 October 2026 - 20:46 WIT

30 Unsur DWP Deiyai Dikukuhkan, Bupati Dorong Fokus pada Pendidikan, Ekonomi dan Sosial

Berita Terbaru