Bupati Deiyai Tekankan Sinergitas Lintas Sektor untuk Atasi Stunting: “Kita Keroyok Sama-Sama!”

Monday, 29 September 2025 - 19:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Bupati dan Kepala Dinas DP3AKB Robby Bobii, S.Sos dan Staff Senin, 28/09/2025.

Foto bersama Bupati dan Kepala Dinas DP3AKB Robby Bobii, S.Sos dan Staff Senin, 28/09/2025.

Deiyai [SINAR BEMO] – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Deiyai menggelar Rapat Koordinasi dengan Tim Pendamping Keluarga dari 67 kampung se-Kabupaten Deiyai pada Senin, 29 Agustus 2025, di Aula Pertemuan DP3AKB, Waghete. Fokus utama pertemuan ini adalah penanganan isu stunting pada ibu hamil dan bayi balita/batita.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah stunting.

Kepala DP3AKB, Robby Bobi, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kerja sama yang baik antara dinas dan tim pendamping keluarga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak-anak di 67 kampung. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan aplikasi untuk penginputan data dan laporan yang akurat dari lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Melkianus Mote, dalam arahannya, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari semua pihak. “Tadi sesuai sambutan Bupati, kita punya relawan ada di 67 kampung. Kami tidak mau hanya cuma taru-taru nama saja. Pas ada acara baru ada, atau pas ada uang baru kerja, ah itu saya tidak mau,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Mote menekankan pentingnya mengaktifkan Posyandu di tingkat desa sebagai garda terdepan dalam penanganan stunting. “Nanti penanganan stunting juga kita mulai dari situ. Jadi kita keroyok sama-sama. Desa juga aktif. Dinas-dinas juga semua aktif. Tidak ada di sini bilang ah ini kesehatan punya ini pendidikan punya dan lain-lain,” serunya, menekankan bahwa masalah stunting adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor.

Dengan penekanan pada sinergitas dan kolaborasi, Bupati Mote berharap penanganan stunting di Kabupaten Deiyai dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang optimal bagi kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus.

Humas Pemda Deiyai

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Daniel Bunai Minta OPD Segera Rampungkan Renja 2027 dan Ingatkan CPNS Patuhi Ketentuan Panitia
Daniel Mote: Penampungan Air Umum Penting untuk Warga di Tengah Kekeringan
Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai, Tenaga Kontrak Malas Terancam Dicoret
Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Catur Budi Wibowo Ingatkan 25 Auditor Deiyai Jaga Integritas dan Independensi
Tutup Diklat Auditor Deiyai, Bupati Melkianus Mote Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal, Wabup Deiyai Tinjau 22 Kantor OPD
Jelang Latsar, BKPSDM Deiyai Ingatkan CPNS Formasi 2024 Disiplin dan Jaga Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 13:59 WIT

Daniel Bunai Minta OPD Segera Rampungkan Renja 2027 dan Ingatkan CPNS Patuhi Ketentuan Panitia

Tuesday, 6 October 2026 - 07:49 WIT

Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai, Tenaga Kontrak Malas Terancam Dicoret

Monday, 5 October 2026 - 16:47 WIT

Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Friday, 2 October 2026 - 08:39 WIT

Catur Budi Wibowo Ingatkan 25 Auditor Deiyai Jaga Integritas dan Independensi

Friday, 2 October 2026 - 08:21 WIT

Tutup Diklat Auditor Deiyai, Bupati Melkianus Mote Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Berita Terbaru