Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), resmi menutup seluruh rangkaian Mini Lokakarya Tingkat Distrik tahun 2025. Penutupan yang dilaksanakan di Distrik Tigi pada Jumat (5/12), dipusatkan di Ruang Dinas Pemberdayaan Perempuan.
Kegiatan diawali dengan laporan Kepala DP3AKB, Robi Bobi, S.IP., yang menjelaskan bahwa Mini Lokakarya ini merupakan agenda vital untuk evaluasi dan pengecekan aset milik daerah, termasuk aset distrik dan Puskesmas. Distrik Tigi menjadi titik penutup dari seluruh rangkaian evaluasi tahun ini.
Acara penutupan dihadiri oleh para Kepala Bidang DP3AKB, perwakilan distrik, tenaga pendidik PAUD, serta para penerima bantuan alat peraga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mini Lokakarya ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Mesak Pakage, S.E., yang hadir mewakili Bupati Deiyai.
Dalam sambutannya, Asisten II Mesak Pakage menegaskan komitmen kuat Pemerintah Daerah terhadap program peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya Program Seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dianggap sebagai fondasi penting bagi tumbuh kembang optimal anak.
Beliau memaparkan tiga komitmen utama pemerintah daerah yang harus diimplementasikan:
1. Meningkatkan akses layanan kesehatan berkualitas bagi ibu hamil dan anak-anak.
2. Mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat.
3. Memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap program berjalan selaras dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Asisten II berharap agar seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pelayanan di distrik dan kampung.
Sebelum penyerahan bantuan, Robi Bobi, S.IP., berpesan agar alat peraga yang diterima dapat dijaga, dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk proses belajar, dan mendorong anak-anak mengembangkan potensi diri.
Pada kesempatan ini, bantuan alat peraga PAUD diserahkan kepada tiga lembaga pendidikan: PAUD Komugai, PAUD Yomeni, dan TK Mugou.
Mini Lokakarya resmi ditutup oleh Asisten II, Mesak Pakage, S.E., setelah seluruh rangkaian kegiatan evaluasi selesai, menandai harapan akan peningkatan nyata terhadap pelayanan perempuan, anak, dan keluarga di Distrik Tigi.






