Deiyai [SINAR BEMO] — Tim Harmonisasi Konflik Kapiraya Kabupaten Deiyai secara resmi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Deiyai, Melkianus Mote, beserta unsur MUSPIDA atas dukungan penuh yang telah diberikan dalam pelaksanaan tugas di wilayah konflik Kapiraya–Mogodagi.
Dukungan tersebut dinilai sangat penting dalam menunjang kelancaran tugas tim di lapangan, khususnya dalam upaya penanganan konflik sosial antara masyarakat suku Mee dan Kamoro. Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, tim menjalankan sejumlah agenda strategis guna mendorong terciptanya perdamaian dan kepastian batas wilayah adat.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi tatap muka langsung bersama masyarakat guna membahas persoalan batas tanah adat antara kedua suku, pendataan serta verifikasi korban pasca konflik, hingga wawancara mendalam dengan para tokoh adat terkait penentuan titik koordinat batas wilayah adat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik berkat penyertaan Tuhan, meskipun di lapangan dihadapkan pada berbagai tantangan dan dinamika sosial.
“Dalam penyertaan dan campur tangan Tuhan, kami dapat melewati seluruh tahapan kerja dengan baik,” ungkap perwakilan tim dalam pernyataan resminya.
Setelah menyelesaikan seluruh agenda, tim kini telah kembali ke Waghete dalam keadaan sehat walafiat. Kepulangan ini disertai dengan semangat yang terus dijaga untuk membangun perdamaian dan persatuan di Kabupaten Deiyai.
Dengan mengusung semangat: “ENAIMOO EKOWAI UNTUK DEIYAI,”
Tim Harmonisasi menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menciptakan situasi yang harmonis, aman, dan damai di tengah masyarakat.





