Deiyai [SINAR BEMO] — Tim sepak bola Persidei Deiyai yang dijuluki Badai Gunung Deiyai berhasil menahan imbang juara bertahan Persipuncak Cartenz dengan skor 0-0 dalam laga pembuka Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah musim 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Wania Imipi SP 1 Timika, Kabupaten Mimika, Senin (9/3/2026) itu berjalan ketat dan penuh tensi sejak babak pertama hingga babak kedua. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang dan saling jual beli serangan, meski hingga peluit akhir tidak ada gol yang tercipta.
Persipuncak yang berstatus sebagai juara bertahan beberapa kali berhasil menciptakan peluang berbahaya. Namun kokohnya lini pertahanan Persidei Deiyai serta penampilan gemilang penjaga gawang mereka membuat semua peluang tersebut gagal berbuah gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosok yang paling menonjol dalam pertandingan tersebut adalah penjaga gawang Persidei Deiyai, Yapet Edowai (20). Kiper muda ini tampil luar biasa sepanjang pertandingan dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting.
Beberapa kali peluang emas dari pemain Persipuncak yang seharusnya bisa menjadi gol berhasil digagalkan oleh Yapet Edowai. Ia bahkan harus jatuh bangun untuk mengamankan gawang Persidei dari gempuran lawan.
Berkat penampilan heroiknya tersebut, panitia pelaksana pertandingan akhirnya menetapkan Yapet Edowai sebagai Man of The Match dalam laga Persipuncak Cartenz melawan Persidei Deiyai.
Usai pertandingan, Yapet Edowai mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diterimanya.
“Saya menyampaikan terima kasih khusus kepada pelatih yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai penjaga gawang utama pada pertandingan pertama Liga 4 PSSI Papua Tengah. Kepercayaan itu saya jalani dengan sebaik mungkin dan ini juga merupakan hasil kerja sama tim,” ujar Yapet Edowai saat jumpa pers.
Ia juga menyebut hasil imbang melawan juara bertahan merupakan hasil yang cukup baik bagi timnya dan menjadi modal penting untuk pertandingan selanjutnya.
“Dengan hasil ini kami semakin termotivasi. Saya dan teman-teman berkomitmen pada pertandingan berikutnya akan berjuang semaksimal mungkin untuk meraih tiga poin. Kami akan tampil lebih baik dan berusaha meraih kemenangan,” tambahnya.
Meski hanya meraih satu poin, jajaran manajemen dan tim pelatih Persidei Deiyai mengaku puas dengan hasil tersebut. Menahan imbang tim juara bertahan dinilai menjadi awal yang baik bagi perjalanan Persidei dalam kompetisi Liga 4 Papua Tengah musim ini.












