Deiyai [SINAR BEMO] — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai yang baru, Fransina Rumbiak Mote, S.Km, bergerak cepat menetapkan langkah strategis. Dalam pertemuan perdana bersama seluruh jajaran sekretariat, kepala bidang, hingga kepala puskesmas se-Kabupaten Deiyai, Senin (26/01/2026), ia menguraikan empat program prioritas utama untuk tahun anggaran 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan tersebut bertujuan untuk menyinkronkan langkah sekaligus mengevaluasi capaian serta kendala yang dihadapi sepanjang tahun 2025.
”Tantangan pembangunan kesehatan saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, tahun ini kami menetapkan fokus pada penguatan fondasi layanan dasar melalui empat pilar utama,” ujar Fransina dalam arahannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut adalah rincian empat program prioritas tersebut:
1. Pemantapan SDM Kesehatan: Pemenuhan dan peningkatan kompetensi sembilan jenis tenaga kesehatan sesuai standar pelayanan untuk menjamin mutu layanan yang optimal dan merata.
2. Akreditasi Fasilitas Kesehatan: Mendorong seluruh Puskesmas memenuhi standar akreditasi bukan sekadar administrasi, melainkan upaya membangun budaya mutu dan keselamatan pasien.
3. Revitalisasi Puskesmas & Posyandu: Memperkuat manajemen dan sarana prasarana Puskesmas, serta mendorong Posyandu menjadi pusat layanan terintegrasi berbasis masyarakat.
4. Pengendalian Penyakit Menular: Fokus pada penurunan kasus TB, HIV, IMS, Kusta, serta percepatan eliminasi Malaria di wilayah Deiyai.
Fransina menekankan bahwa keberhasilan agenda besar ini mustahil tercapai tanpa kerja kolektif. “Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen dari semua pihak—baik pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Mari kita bekerja dengan hati dan profesionalisme,” pungkasnya.






