Perkuat Layanan Dasar, Kadis Kesehatan Deiyai Paparkan 4 Program Prioritas 2026

Monday, 26 January 2026 - 17:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.Km, saat memaparkan arah kebijakan pembangunan kesehatan tahun 2026 dalam rapat koordinasi di Aula Dinkes Deiyai, Senin (26/1).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.Km, saat memaparkan arah kebijakan pembangunan kesehatan tahun 2026 dalam rapat koordinasi di Aula Dinkes Deiyai, Senin (26/1).

Deiyai [SINAR BEMO] — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai yang baru, Fransina Rumbiak Mote, S.Km, bergerak cepat menetapkan langkah strategis. Dalam pertemuan perdana bersama seluruh jajaran sekretariat, kepala bidang, hingga kepala puskesmas se-Kabupaten Deiyai, Senin (26/01/2026), ia menguraikan empat program prioritas utama untuk tahun anggaran 2026.

​Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan tersebut bertujuan untuk menyinkronkan langkah sekaligus mengevaluasi capaian serta kendala yang dihadapi sepanjang tahun 2025.

​”Tantangan pembangunan kesehatan saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, tahun ini kami menetapkan fokus pada penguatan fondasi layanan dasar melalui empat pilar utama,” ujar Fransina dalam arahannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berikut adalah rincian empat program prioritas tersebut:

1. Pemantapan SDM Kesehatan: Pemenuhan dan peningkatan kompetensi sembilan jenis tenaga kesehatan sesuai standar pelayanan untuk menjamin mutu layanan yang optimal dan merata.

2. Akreditasi Fasilitas Kesehatan: Mendorong seluruh Puskesmas memenuhi standar akreditasi bukan sekadar administrasi, melainkan upaya membangun budaya mutu dan keselamatan pasien.

3. Revitalisasi Puskesmas & Posyandu: Memperkuat manajemen dan sarana prasarana Puskesmas, serta mendorong Posyandu menjadi pusat layanan terintegrasi berbasis masyarakat.

4. Pengendalian Penyakit Menular: Fokus pada penurunan kasus TB, HIV, IMS, Kusta, serta percepatan eliminasi Malaria di wilayah Deiyai.

​Fransina menekankan bahwa keberhasilan agenda besar ini mustahil tercapai tanpa kerja kolektif. “Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen dari semua pihak—baik pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Mari kita bekerja dengan hati dan profesionalisme,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Percepat Akreditasi RSUD, Dinkes Deiyai Mantapkan Sinergi Layanan Kesehatan 2026
Sidak RSUD Waghete, Kadinkes Deiyai Tegaskan Pembenahan Total: “Pelayanan Tak Boleh Vakum!”
Sertijab Kapus Waghete: Fransina Rumbiak Mote Tekankan Keberlanjutan Pelayanan Kesehatan
Pelayanan Humanis Jadi Kunci, Kunjungan Pasien di Puskesmas Waghete Terus Meningkat
Bupati Deiyai Serahkan Ambulance Baru untuk RSUD Pratama, Tegaskan Larangan Penggunaan Pribadi
Perdana dan Pertama di tanah Papua, Bupati Deiyai Launching Integrasi Digital Kesehatan
KPA Deiyai Kunjungi Fasilitas Kesehatan, Perkuat Kolaborasi Penanggulangan HIV/AIDS
Deiyai Tegaskan Lawan AIDS: KPA Ajak Semua Pihak Bersatu Hapus Stigma dan Kesenjangan

Berita Terkait

Monday, 2 February 2026 - 20:55 WIT

Percepat Akreditasi RSUD, Dinkes Deiyai Mantapkan Sinergi Layanan Kesehatan 2026

Tuesday, 27 January 2026 - 11:43 WIT

Sidak RSUD Waghete, Kadinkes Deiyai Tegaskan Pembenahan Total: “Pelayanan Tak Boleh Vakum!”

Monday, 26 January 2026 - 17:13 WIT

Perkuat Layanan Dasar, Kadis Kesehatan Deiyai Paparkan 4 Program Prioritas 2026

Monday, 26 January 2026 - 14:45 WIT

Sertijab Kapus Waghete: Fransina Rumbiak Mote Tekankan Keberlanjutan Pelayanan Kesehatan

Monday, 19 January 2026 - 08:57 WIT

Pelayanan Humanis Jadi Kunci, Kunjungan Pasien di Puskesmas Waghete Terus Meningkat

Berita Terbaru