Pemekaran Desa Terhambat: Bupati Deiyai Soroti Ketiadaan Data Batas Wilayah Antar Kampung

Monday, 3 November 2025 - 16:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Deiyai Melkianus Mote menyampaikan amanat dalam Apel Gabungan (3/11/2025), menegaskan bahwa ketiadaan data batas wilayah antar kampung selama 17 tahun menjadi penghambat utama pemekaran desa di Kabupaten Deiyai.

Bupati Deiyai Melkianus Mote menyampaikan amanat dalam Apel Gabungan (3/11/2025), menegaskan bahwa ketiadaan data batas wilayah antar kampung selama 17 tahun menjadi penghambat utama pemekaran desa di Kabupaten Deiyai.

Deiyai [SINAR BEMO] — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati pada Senin, 3 November 2025. Dalam amanatnya, Bupati Mote menyoroti masalah krusial yang menjadi penghambat utama proses pemekaran desa di Kabupaten Deiyai: ketiadaan data tapal batas wilayah antar kampung (desa).

​Apel tersebut dihadiri oleh Kepala-Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris OPD, Kepala-Kepala Bidang, staf, dan tenaga kontrak.

​Bupati Mote mengungkapkan keprihatinannya bahwa selama 17 tahun usia Kabupaten Deiyai, data tapal batas antar kampung belum ada sama sekali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Yang jadi masalah di sini adalah selama 17 Tahun di Deiyai, tapal batas wilayah antara kampung yang satu dengan kampung yang satu hingga hari ini belum ada, itulah yang menjadi alasan utama untuk pemekaran desa itu lambat,” ungkap Bupati Mote dengan tegas.

​Ia mencontohkan, bahkan untuk wilayah di pusat kota, seperti batas antara Kampung Wagete 1 dan Kampung Idegee, hingga saat ini belum jelas. Kondisi ini diperkirakan jauh lebih sulit untuk kampung-kampung yang berada di luar pusat kota.

​Menurut Bupati Mote, situasi ini mengharuskan Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk memulai penataan data batas wilayah “dari nol”.

​Menanggapi keluhan atau pertanyaan masyarakat mengenai lambatnya pemekaran desa, Bupati Mote meminta para ASN dan tenaga kontrak untuk menyampaikan secara jelas kepada masyarakat bahwa pemekaran desa terhambat karena harus ada data tapal batas antar kampung terlebih dahulu sebagai dasar hukum dan administrasi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Laporan Kinerja Dukcapil Deiyai 2025: Penduduk Bertambah 769 Jiwa, DPT Naik 2.673 Pemilih
Pimpin Apel Pagi, Asisten II Setda Mesak Pakage Tekankan Kedisiplinan dan Integritas ASN
Mewakili Bupati, Daniel Bunai Resmikan Kantor BPBD Deiyai
Bupati Deiyai Bagikan Enam Kantor Baru, OPD Diminta Pindah dalam Sepekan
Bupati Deiyai Pimpin Apel Gabungan: Tekankan Profesionalisme ASN, Transparansi Anggaran, dan Program Strategis 2026
Bupati Deiyai Dorong Perluasan PLN dan Energi Surya
Dinas PPPAKB Deiyai Gelar Pelatihan Aplikasi SIGA dan Ferval Data
Prioritaskan Pendidikan, Pemkab Deiyai Salurkan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa SD hingga SMA

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 05:52 WIT

Laporan Kinerja Dukcapil Deiyai 2025: Penduduk Bertambah 769 Jiwa, DPT Naik 2.673 Pemilih

Monday, 2 March 2026 - 06:28 WIT

Pimpin Apel Pagi, Asisten II Setda Mesak Pakage Tekankan Kedisiplinan dan Integritas ASN

Saturday, 28 February 2026 - 10:39 WIT

Mewakili Bupati, Daniel Bunai Resmikan Kantor BPBD Deiyai

Tuesday, 24 February 2026 - 08:51 WIT

Bupati Deiyai Bagikan Enam Kantor Baru, OPD Diminta Pindah dalam Sepekan

Monday, 23 February 2026 - 10:01 WIT

Bupati Deiyai Pimpin Apel Gabungan: Tekankan Profesionalisme ASN, Transparansi Anggaran, dan Program Strategis 2026

Berita Terbaru