Pdt. Markus Yogi Dorong Penyelesaian Pembangunan Azet Klasis Kebo

Thursday, 3 July 2025 - 11:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Klasis Kebo Markus Yogi, S.Th

Ketua Klasis Kebo Markus Yogi, S.Th

Deiyai [SINAR BEMO] — Sejak dipercaya sebagai Ketua Klasis Kebo pada tahun 2018, Pdt. Markus Yogi, S.Th tidak hanya memimpin dalam pelayanan rohani, tetapi juga membawa semangat pembaruan dalam pembangunan fisik gereja. Dalam dua periode kepemimpinannya, ia merancang sejumlah program strategis demi memperkuat fondasi pelayanan di wilayah Klasis Kebo, Kabupaten Paniai.

Salah satu fokus utama programnya adalah pembangunan Gedung Gereja Klasis yang diberi nama Batzaida Kebo. Pembangunan ini dimulai secara bertahap, mengandalkan semangat gotong royong dari jemaat dan dukungan terbatas dari pihak luar. Kini, setelah bertahun-tahun dikerjakan secara perlahan, progres pembangunan gereja tersebut telah mencapai 90%.

Meski demikian, Pdt. Markus mengungkapkan bahwa penyelesaian pembangunan masih terkendala kekurangan dana sekitar 20%. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah Kabupaten Paniai, untuk turut ambil bagian menyukseskan pembangunan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat bersyukur atas keterlibatan jemaat yang selama ini membantu dengan tenaga dan dana seikhlasnya. Tapi kami juga sangat berharap perhatian dari pemerintah daerah untuk membantu menutupi kekurangan dana ini. Jika semua pihak bergandengan tangan, saya yakin pembangunan ini akan segera rampung,” ujarnya saat ditemui di lokasi pembangunan.

Tak hanya membangun gedung gereja utama, Markus juga telah merancang dan memulai pembangunan sejumlah fasilitas penunjang Azet Klasis, seperti Asrama Klasis, Perumahan Klasis, Kantor Klasis, Dapur Umum, WC empat kamar, tempat jualan jemaat saat Pasar Kingmi, serta Gereja Kecil atau Pos PI yang diberi nama Jerusalem. Namun sebagian besar dari proyek ini masih dalam tahap awal pembangunan, antara 30% hingga 50%, karena keterbatasan dana dan sumber daya.

Meski belum mencapai hasil sempurna, Markus menegaskan bahwa semua program ini bukan semata-mata ambisi pribadi, melainkan merupakan tanggung jawab pelayanan yang dilandasi oleh suara hati dan kepedulian terhadap masa depan gereja dan jemaat.

“Sejak awal saya menjabat, saya tahu bahwa pelayanan bukan hanya tentang berkhotbah. Tapi juga menyediakan fasilitas yang layak untuk ibadah, pendidikan iman, dan pelayanan sosial jemaat. Karena itu saya bertekad, sebelum masa jabatan saya berakhir, saya akan berusaha sekuat tenaga agar semua program ini bisa tuntas,” tegasnya.

Pdt. Markus juga mengajak seluruh warga Kebo dan jemaat setempat untuk bangkit, bersatu, dan menunjukkan komitmen dalam menyelesaikan pembangunan bersama. Ia meyakini bahwa kebersamaan adalah kunci dalam mewujudkan cita-cita besar gereja.

“Kita sudah memulai. Sekarang tugas kita adalah menyelesaikannya bersama-sama. Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita bersatu. Gereja bukan hanya bangunan, tetapi simbol harapan dan iman. Mari kita jaga dan wujudkan bersama,” pungkasnya.

Seruan Markus ini menjadi cermin dari semangat kepemimpinan yang tidak hanya berpikir jangka pendek, tetapi merancang masa depan gereja secara menyeluruh. Dalam suasana yang penuh tantangan, harapan untuk menyelesaikan pembangunan Azet Klasis Kebo masih menyala kuat.

Melalui kombinasi kerja keras, doa, dan dukungan dari semua pihak, cita-cita besar Pdt. Markus dan seluruh jemaat Klasis Kebo untuk memiliki pusat pelayanan yang layak dan memadai semakin mendekati kenyataan. Kini tinggal selangkah lagi, dan uluran tangan dari pemerintah serta masyarakat luas menjadi kunci untuk mewujudkannya sepenuhnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ajarkan Disiplin Sejak Dini, Kabag Humas Deiyai Beri Materi Manajemen Waktu bagi Ratusan Anak PAR
PAR Kingmi Deiyai Gelar Seminar Karakter: Siapkan Generasi Hadapi Tantangan Zaman
Sikapi Konflik Mee-Kamoro, Gereja Kingmi Koordinator Deiyai Keluarkan 5 Poin Pernyataan Tegas
drh. Daud Edowai Dorong Peternakan Mandiri di Tigi Barat Melalui Edukasi Kesehatan Ternak
Tingkatkan Ekonomi Jemaat, Pemuda Klasis Anugerah Tigi Barat Gelar Seminar dan Pelatihan Pemeliharaan Ternak Babi
Pdt. Alberth Pekei Resmi Bubarkan Panitia Natal dan HUT ke-75 Gereja Bethani Bomou I
Buka Raker IV Klasis Tigi Utara, Pemkab Deiyai Tekankan Penguatan Iman di Era Digital
Refleksi HUT ke-87 Injil Empat Berganda di Tanah Papua

Berita Terkait

Sunday, 22 February 2026 - 19:03 WIT

Ajarkan Disiplin Sejak Dini, Kabag Humas Deiyai Beri Materi Manajemen Waktu bagi Ratusan Anak PAR

Sunday, 22 February 2026 - 07:24 WIT

PAR Kingmi Deiyai Gelar Seminar Karakter: Siapkan Generasi Hadapi Tantangan Zaman

Friday, 13 February 2026 - 14:48 WIT

Sikapi Konflik Mee-Kamoro, Gereja Kingmi Koordinator Deiyai Keluarkan 5 Poin Pernyataan Tegas

Friday, 30 January 2026 - 19:30 WIT

drh. Daud Edowai Dorong Peternakan Mandiri di Tigi Barat Melalui Edukasi Kesehatan Ternak

Friday, 30 January 2026 - 18:31 WIT

Tingkatkan Ekonomi Jemaat, Pemuda Klasis Anugerah Tigi Barat Gelar Seminar dan Pelatihan Pemeliharaan Ternak Babi

Berita Terbaru