Deiyai [SINAR BEMO] — Mewakili Bupati, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Ibu Suyatmi, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Deiyai Tahun 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) di Aula Sekretariat Dewan (Sekwan) pada Selasa, 10 Desember 2025.
Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas DP3AKB, Robby Bobii, Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.KM, para staf DP3AKB, tenaga medis lapangan, serta para Kepala Distrik.
Dalam sambutannya, Ibu Suyatmi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rakor ini. Ia kemudian menyoroti isu stunting sebagai fokus utama yang harus ditangani bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Puji Tuhan kita panjatkan, karena atas kasih dan rencana-Nya, kita dapat hadir di tempat ini dalam rangka Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Deiyai tahun 2025,” ujar Suyatmi mengawali sambutannya.
Suyatmi menekankan perlunya peningkatan upaya penurunan stunting di Kabupaten Deiyai karena dampaknya sangat krusial bagi masa depan. Ia menegaskan bahwa anak yang masih dalam kandungan dan anak balita harus mendapatkan asupan gizi yang optimal.
”Mengapa ini penting? Karena 30 tahun ke depan, anak yang sekarang masih dalam kandungan atau balita, itulah yang akan memimpin Kabupaten Deiyai,” tegasnya.
Ia menambahkan, kualitas makanan bergizi yang diberikan kepada anak akan sangat mempengaruhi IQ atau kecerdasan mereka. Oleh karena itu, ia meminta kerja sama seluruh pihak, khususnya tenaga kesehatan.
”Kami minta kepada tenaga medis dari Puskesmas dan Posyandu agar memberikan arahan kepada masyarakat, terutama ibu-ibu, dalam peningkatan gizi untuk anak-anak kita, mulai dari ibu hamil hingga anak balita,” pungkasnya.
Mengakhiri sambutannya, Ibu Suyatmi mewakili Bupati secara resmi membuka Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Deiyai Tahun 2025 dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.






