DEIYAI [SINAR BEMO] – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Deiyai secara resmi memaparkan Laporan Hasil Capaian Kinerja Tahun Pelayanan 2025 kepada media pada Senin (2/3/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam mendukung visi-misi Bupati Melkianus Mote, ST, dan Wakil Bupati Ayib Pigome periode 2024–2029.
Kepala Dinas Dukcapil Deiyai, Mikhael Mote, menegaskan bahwa data kependudukan adalah fondasi utama pembangunan daerah, mulai dari perencanaan kebijakan publik hingga penentuan alokasi kursi DPRD.
Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Kabupaten Deiyai mengalami kenaikan dari 92.399 jiwa di tahun 2024 menjadi 93.168 jiwa pada tahun 2025. Terjadi penambahan sebanyak 769 jiwa dengan rincian persebaran per distrik sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Distrik Tigi: 31.975 jiwa
2. Tigi Barat: 30.318 jiwa
3. Tigi Timur: 17.783 jiwa
4. Bowobado: 7.454 jiwa
5. Kapiraya: 5.638 jiwa
Selain itu, tercatat sebanyak 23.444 Kepala Keluarga (KK), dengan mayoritas 23.127 KK telah selesai dicetak.
Kenaikan signifikan terlihat pada sektor pemilih. Data wajib KTP tahun 2025 mencapai 75.720 jiwa. Sementara itu, Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang pada 2024 berjumlah 78.959, melonjak menjadi 81.632 pemilih pada Triwulan IV 2025 (bertambah 2.673 pemilih).
Meski alokasi kursi DPRD saat ini masih bertahan di angka 20 kursi, Dukcapil menargetkan peningkatan DPT yang lebih masif agar pada periode 2024–2029 Kabupaten Deiyai mampu mencapai kuota 25 kursi DPRD.
Dukcapil mengakui masih adanya kendala seperti rendahnya kesadaran warga, keterbatasan blanko, hingga gangguan keamanan kantor. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Anton Pigome dan Kabid Pemanfaatan Data Yulianus Madai menyatakan telah menyiapkan solusi konkret:
1. Pelayanan keliling perekaman KTP-el ke distrik-distrik.
2. Pengadaan 20.000 keping blanko KTP-el.
3. Pemutakhiran data berkelanjutan melalui sistem SIAK terintegrasi.






