Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Deiyai secara resmi menyerahkan bantuan dana sebesar Rp300 juta kepada Kontingen Dekenat Tigi. Dana ini dialokasikan untuk mendukung partisipasi umat dalam Musyawarah Pastoral Suku Mee (Muspasme) ke-8 yang akan digelar di Komopa, Dekenat Paniai.
Acara penyerahan berlangsung khidmat di Aula Soskat Paroki Waghete St. Yohanes Pemandi, Jumat (30/1/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Deiyai, Ambrosius Eria, S.Pd., Asisten III, jajaran Kepala OPD, Dekan Dekenat Tigi, serta pengurus dewan paroki dari lima paroki (Wagomani, Kemugeepa, Diyai, Waghete, dan K3 Damabagata).

Menyampaikan pesan Bupati Deiyai, Sekda Ambrosius Eria menekankan agar bantuan ini dikelola secara transparan dan bertanggung jawab. Ia berharap dukungan finansial ini menjadi pemacu semangat, bukan pemicu konflik internal kontingen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Dana ini adalah bentuk dukungan pemerintah agar perjalanan dan partisipasi umat berjalan lancar. Saya berpesan agar fokus pelayanan dimulai dari penguatan internal paroki hingga tingkat dekenat. Manfaatkan dana sesuai rencana yang telah disusun,” ujar Sekda dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Sekda berpesan agar hasil dari Muspasme ke-8 nanti benar-benar menyentuh kebutuhan akar rumput. Ia mendorong agar pendekatan teologi gereja dilakukan dengan cara yang merangkul dan memberikan kebebasan bagi umat untuk aktif bertumbuh dalam iman.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Deiyai, Martinus Mote, merincikan bahwa total bantuan pemerintah untuk rangkaian kegiatan ini mencapai Rp750 juta. Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga pos: Rp300 juta untuk Panitia Inti di Dekenat Paniai, Rp300 juta untuk Kontingen Dekenat Tigi, dan Rp150 juta disiapkan untuk agenda kunjungan Uskup Keuskupan Timika ke Deiyai mendatang.

Menanggapi bantuan tersebut, Ketua Dewan Paroki K3 Damabagata, Yance Takimai, mewakili seluruh umat Dekenat Tigi menyampaikan apresiasi mendalam. “Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam mempersiapkan diri menuju Muspasme ke-8. Kami berterima kasih atas perhatian nyata Pemkab Deiyai terhadap pembinaan umat beragama,” tuturnya.






