DEIYAI, SINAR BEMO — Pemerintah Kabupaten Deiyai menyiapkan sejumlah titik penampungan air di lokasi strategis sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.
Peninjauan titik penampungan air dilakukan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kekeringan Kabupaten Deiyai, Daniel Mote, S.H., bersama tim, Rabu (7/10/2026), setelah apel kesiapsiagaan di Halaman Kantor Bupati Deiyai.
Tiga lokasi yang menjadi titik penampungan air yakni Kantor Kampung Idege, Kompleks Pasar, dan Kompleks Katolik St. Stevanus, Yomeni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Daniel Mote mengatakan, penyediaan penampungan di tempat-tempat umum merupakan langkah untuk mendekatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Tempat penampungan air seperti ini sangat dibutuhkan agar air bersih dapat didistribusikan kepada warga. Penampungan air diutamakan di tempat-tempat umum agar warga di sekitar situ bisa mengambil air,” kata Daniel.
Ia menjelaskan, lokasi penampungan dipilih dengan mempertimbangkan kemudahan akses masyarakat. Dengan demikian, warga yang berada di sekitar lokasi dapat memperoleh air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Selain sebagai tempat penampungan, titik-titik tersebut diharapkan dapat membantu proses distribusi air agar lebih terarah dan menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Pemkab Deiyai melalui Satgas Penanggulangan Bencana Kekeringan akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan mengambil langkah penanganan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas penampungan air yang telah disiapkan serta menggunakan air secara bijaksana selama kondisi kekeringan masih berlangsung.













Komentar