DEIYAI, SINAR BEMO — Panitia Turnamen IPMANAPANDODE Se-Jawa dan Bali Cup X Tahun 2026 menggelar kegiatan technical meeting di Kantor Balai Desa Bomou II, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.10 WIT tersebut dihadiri oleh panitia penyelenggara, manajer, dan official dari berbagai tim yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti turnamen.
Technical meeting dipimpin oleh Koordinator Olahraga, Yance Kudiai, bersama sejumlah anggota panitia. Sementara itu, kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Deiyai, Tino Mote.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Yance Kudiai menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, manajer, dan official tim yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Ia menilai, terselenggaranya technical meeting menjadi bukti adanya kerja sama yang baik antara panitia dan seluruh peserta yang akan berpartisipasi dalam turnamen.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, manajer, dan official tim yang telah hadir. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pemuda dan Olahraga yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Yance.
Selanjutnya, panitia melalui Saver Magai melakukan pendataan dan pengecekan kehadiran setiap tim untuk memastikan kesiapan para peserta sebelum pertandingan dimulai.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang akan mengikuti turnamen terdiri atas 32 tim sepak bola putra, 25 tim bola voli putra, dan 10 tim bola voli putri.
Selain melakukan pendataan, panitia juga membacakan serta membahas seluruh peraturan pertandingan yang akan diterapkan selama turnamen berlangsung. Pembahasan dilakukan melalui sesi tanya jawab antara panitia dan para manajer maupun official tim.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deiyai, Tino Mote, menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda.
Menurutnya, turnamen dapat menjadi wadah untuk membangun mental, meningkatkan keterampilan, mempelajari manajemen klub, serta membina pemain muda agar mampu berkembang secara lebih baik di masa mendatang.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan tim yang terorganisasi, mulai dari struktur kepengurusan hingga pendataan pemain yang jelas.
Selain itu, Tino Mote meminta panitia untuk terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh tim, termasuk menyampaikan informasi pertandingan secara manual kepada peserta yang belum sempat menghadiri technical meeting.
Menutup kegiatan tersebut, Koordinator Olahraga sekaligus penanggung jawab turnamen kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh manajer dan official yang hadir dari awal hingga akhir kegiatan.
Menurutnya, kehadiran seluruh peserta dalam technical meeting menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang baik demi menyukseskan Turnamen IPMANAPANDODE Se-Jawa dan Bali Cup X Tahun 2026.







Komentar