Suku Mee Sorong Sambut Uskup Timika dengan Meriah

Wednesday, 21 May 2025 - 10:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorong [SINAR BEMO] – 20 Mei 2025, Kedatangan Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Dr. Bernadus Bofitwos Baru OSA, disambut dengan penuh sukacita oleh masyarakat Kota Sorong, terutama warga Suku Mee. Uskup tiba di Bandara DEO Sorong pukul 13.20 WIT dan melanjutkan perjalanan menuju Gereja Katedral Kristus Raja, Kampung Baru.

Kunjungan ini merupakan bagian dari perayaan Misa Syukur dan peringatan 131 tahun masuknya agama Katolik di Tanah Papua. Momentum ini menjadi bersejarah, bukan hanya bagi umat Katolik, tetapi juga masyarakat Papua yang menjunjung tinggi nilai budaya dan spiritualitas.

Suku Mee, atau yang dikenal pula sebagai Suku Ekari, berasal dari wilayah Pegunungan Tengah Papua, meliputi Kabupaten Paniai, Dogiyai, dan Deiyai. Dalam penyambutan ini, warga Mee tampil memukau dengan pakaian adat khas, memperlihatkan kebanggaan terhadap warisan budaya leluhur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara penyambutan ini diprakarsai oleh Persekutuan Katolik Mee (PEKAME) Kota Sorong, yang dikoordinasi oleh Januaris Pikei, S.M. Dalam sambutannya, Pikei mengapresiasi kekompakan dan semangat seluruh warga Mee yang hadir.

“Terima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung kegiatan ini. Penyambutan ini menunjukkan bahwa kita tetap bersatu sebagai Suku Mee, melampaui perbedaan latar belakang agama,” ujar Pikei.

Ia juga mengimbau masyarakat Mee di Kota Sorong untuk terus menjaga persatuan dan turut berkontribusi dalam acara lanjutan yang akan digelar Kamis, 22 Mei 2025. Menurutnya, partisipasi aktif dalam kegiatan budaya dan keagamaan akan memperkuat identitas Suku Mee di perantauan.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan antarumat, tetapi juga menjadi simbol pelestarian budaya Papua dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk. Melalui momentum ini, nilai-nilai solidaritas, spiritualitas, dan kebudayaan semakin mengakar di tengah warga Suku Mee di tanah rantau.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ajarkan Disiplin Sejak Dini, Kabag Humas Deiyai Beri Materi Manajemen Waktu bagi Ratusan Anak PAR
PAR Kingmi Deiyai Gelar Seminar Karakter: Siapkan Generasi Hadapi Tantangan Zaman
Sikapi Konflik Mee-Kamoro, Gereja Kingmi Koordinator Deiyai Keluarkan 5 Poin Pernyataan Tegas
drh. Daud Edowai Dorong Peternakan Mandiri di Tigi Barat Melalui Edukasi Kesehatan Ternak
Tingkatkan Ekonomi Jemaat, Pemuda Klasis Anugerah Tigi Barat Gelar Seminar dan Pelatihan Pemeliharaan Ternak Babi
Pdt. Alberth Pekei Resmi Bubarkan Panitia Natal dan HUT ke-75 Gereja Bethani Bomou I
Buka Raker IV Klasis Tigi Utara, Pemkab Deiyai Tekankan Penguatan Iman di Era Digital
Refleksi HUT ke-87 Injil Empat Berganda di Tanah Papua

Berita Terkait

Sunday, 22 February 2026 - 19:03 WIT

Ajarkan Disiplin Sejak Dini, Kabag Humas Deiyai Beri Materi Manajemen Waktu bagi Ratusan Anak PAR

Sunday, 22 February 2026 - 07:24 WIT

PAR Kingmi Deiyai Gelar Seminar Karakter: Siapkan Generasi Hadapi Tantangan Zaman

Friday, 13 February 2026 - 14:48 WIT

Sikapi Konflik Mee-Kamoro, Gereja Kingmi Koordinator Deiyai Keluarkan 5 Poin Pernyataan Tegas

Friday, 30 January 2026 - 19:30 WIT

drh. Daud Edowai Dorong Peternakan Mandiri di Tigi Barat Melalui Edukasi Kesehatan Ternak

Friday, 30 January 2026 - 18:31 WIT

Tingkatkan Ekonomi Jemaat, Pemuda Klasis Anugerah Tigi Barat Gelar Seminar dan Pelatihan Pemeliharaan Ternak Babi

Berita Terbaru