19 Siswa PAUD KB Emudai Yomeni Resmi Tamat, Orang Tua Diajak Terus Dukung Pendidikan Anak

Tuesday, 12 May 2026 - 19:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 19 siswa-siswi PAUD KB Emudai Yomeni resmi ditamatkan dalam acara penamatan yang berlangsung di gedung belajar sekolah, Selasa (12/5/2026). Kegiatan dihadiri Dinas Pendidikan Deiyai, orang tua siswa, guru, dan tokoh gereja.

Sebanyak 19 siswa-siswi PAUD KB Emudai Yomeni resmi ditamatkan dalam acara penamatan yang berlangsung di gedung belajar sekolah, Selasa (12/5/2026). Kegiatan dihadiri Dinas Pendidikan Deiyai, orang tua siswa, guru, dan tokoh gereja.

Deiyai [SINAR BEMO] — Sebanyak 19 siswa-siswi PAUD KB Emudai Yomeni resmi ditamatkan dalam acara penamatan yang berlangsung di gedung belajar sekolah pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung penuh sukacita dan dihadiri oleh orang tua siswa, para bunda PAUD, tokoh gereja, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang TK/PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai, Longginus Pekei, serta Pdt. Justus Adii, S.Th yang membawakan renungan bagi para orang tua dan peserta didik.

Kepala Sekolah PAUD KB Emudai Yomeni, Yosepina Pigome, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai yang selama ini terus memberikan perhatian terhadap pendidikan anak usia dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami menamatkan 19 anak. Dari jumlah tersebut masih ada empat anak yang belum memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) karena penyerahan kartu keluarga melewati batas waktu. Namun orang tua tidak perlu berkecil hati, karena nantinya saat masuk SD mereka tetap akan mendapatkan NISN,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah tetap memberikan Nomor Induk Sekolah (NIS) kepada seluruh peserta didik sebagai bagian dari administrasi pendidikan mereka.

Yosepina juga mengingatkan para orang tua agar mendampingi anak-anak pada masa transisi dari PAUD menuju Sekolah Dasar (SD). Menurutnya, pengenalan lingkungan sekolah sangat penting untuk membangun rasa percaya diri anak.

“Ketika bapak dan ibu mengantar anak mendaftar ke SD, kenalkan mereka dengan lingkungan sekolah seperti ruang kelas, tempat sampah, kamar mandi, serta guru-gurunya agar anak lebih siap memasuki jenjang pendidikan berikut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan PAUD/TK Dinas Pendidikan Deiyai, Longginus Pekei, mengajak masyarakat untuk terus mendukung pendidikan anak usia dini dengan menyekolahkan anak-anak mereka di PAUD.

Ia menilai pendidikan dasar sangat penting karena anak-anak akan belajar mengenal huruf, bernyanyi, disiplin, serta memahami berbagai kebiasaan baik sebelum memasuki SD.

“Kalau anak-anak hanya di rumah, belum tentu mereka mendapat pendidikan dasar dengan baik. Tetapi kalau dibawa ke sekolah, mereka akan belajar banyak hal yang menjadi bekal saat masuk SD,” ujar Longginus.

Ia juga mendorong para guru dan pengelola sekolah untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan di PAUD KB Emudai Yomeni melalui komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah.

“Saya berharap semua program sekolah terus dikembangkan. Apa yang bisa kami bantu akan kami bantu demi kemajuan pendidikan anak-anak,” tambahnya.

Perwakilan orang tua siswa, Markus Pigome, Amd.IP., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para guru dan bunda PAUD yang telah mendidik anak-anak mereka hingga menyelesaikan pendidikan di tingkat PAUD.

“Kami sebagai orang tua memiliki keterbatasan dalam mendidik anak-anak. Namun melalui kebersamaan dan tuntunan Tuhan, para guru mampu membentuk karakter dan memberikan pengetahuan dasar kepada anak-anak kami,” ungkapnya.

Menurut Markus, para orang tua berharap anak-anak yang telah tamat dapat terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka di masa depan.

“Kami berharap anak-anak ini kelak dapat mengisi hidup mereka dengan berbagai cita-cita dan menjadi generasi yang berguna bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan daerah,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Melkianus Mote Pastikan Pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Gakokebo Berjalan Sesuai Target
Mando Mote: 25 Gereja di Deiyai Bisa Ambil Bantuan Beras Mulai 12 Oktober
Ernest Kotouki: Tukang Putra Daerah Harus Kembangkan Talenta dan Kemampuan
Disnaker Deiyai Serahkan Bantuan Alat Pertukangan kepada 30 Tukang Lokal OAP
30 Unsur DWP Deiyai Dikukuhkan, Bupati Dorong Fokus pada Pendidikan, Ekonomi dan Sosial
Seragam DWP Dibagikan, Dinas Perumahan Deiyai Dorong Kekompakan Anggota
Dunia Usaha Mengkhawatirkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru Mengganggu Upaya Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
DWP Disnaker Deiyai Mulai Aktivitas Organisasi, Perempuan Diajak Berperan Aktif dalam Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 16:43 WIT

Bupati Melkianus Mote Pastikan Pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Gakokebo Berjalan Sesuai Target

Saturday, 10 October 2026 - 04:42 WIT

Mando Mote: 25 Gereja di Deiyai Bisa Ambil Bantuan Beras Mulai 12 Oktober

Thursday, 8 October 2026 - 17:48 WIT

Ernest Kotouki: Tukang Putra Daerah Harus Kembangkan Talenta dan Kemampuan

Wednesday, 7 October 2026 - 09:54 WIT

Disnaker Deiyai Serahkan Bantuan Alat Pertukangan kepada 30 Tukang Lokal OAP

Tuesday, 6 October 2026 - 20:46 WIT

30 Unsur DWP Deiyai Dikukuhkan, Bupati Dorong Fokus pada Pendidikan, Ekonomi dan Sosial

Berita Terbaru