Deiyai [SINAR BEMO] — Sebanyak 19 siswa-siswi PAUD KB Emudai Yomeni resmi ditamatkan dalam acara penamatan yang berlangsung di gedung belajar sekolah pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung penuh sukacita dan dihadiri oleh orang tua siswa, para bunda PAUD, tokoh gereja, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang TK/PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai, Longginus Pekei, serta Pdt. Justus Adii, S.Th yang membawakan renungan bagi para orang tua dan peserta didik.
Kepala Sekolah PAUD KB Emudai Yomeni, Yosepina Pigome, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai yang selama ini terus memberikan perhatian terhadap pendidikan anak usia dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kami menamatkan 19 anak. Dari jumlah tersebut masih ada empat anak yang belum memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) karena penyerahan kartu keluarga melewati batas waktu. Namun orang tua tidak perlu berkecil hati, karena nantinya saat masuk SD mereka tetap akan mendapatkan NISN,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah tetap memberikan Nomor Induk Sekolah (NIS) kepada seluruh peserta didik sebagai bagian dari administrasi pendidikan mereka.
Yosepina juga mengingatkan para orang tua agar mendampingi anak-anak pada masa transisi dari PAUD menuju Sekolah Dasar (SD). Menurutnya, pengenalan lingkungan sekolah sangat penting untuk membangun rasa percaya diri anak.
“Ketika bapak dan ibu mengantar anak mendaftar ke SD, kenalkan mereka dengan lingkungan sekolah seperti ruang kelas, tempat sampah, kamar mandi, serta guru-gurunya agar anak lebih siap memasuki jenjang pendidikan berikut,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan PAUD/TK Dinas Pendidikan Deiyai, Longginus Pekei, mengajak masyarakat untuk terus mendukung pendidikan anak usia dini dengan menyekolahkan anak-anak mereka di PAUD.
Ia menilai pendidikan dasar sangat penting karena anak-anak akan belajar mengenal huruf, bernyanyi, disiplin, serta memahami berbagai kebiasaan baik sebelum memasuki SD.
“Kalau anak-anak hanya di rumah, belum tentu mereka mendapat pendidikan dasar dengan baik. Tetapi kalau dibawa ke sekolah, mereka akan belajar banyak hal yang menjadi bekal saat masuk SD,” ujar Longginus.
Ia juga mendorong para guru dan pengelola sekolah untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan di PAUD KB Emudai Yomeni melalui komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah.
“Saya berharap semua program sekolah terus dikembangkan. Apa yang bisa kami bantu akan kami bantu demi kemajuan pendidikan anak-anak,” tambahnya.
Perwakilan orang tua siswa, Markus Pigome, Amd.IP., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para guru dan bunda PAUD yang telah mendidik anak-anak mereka hingga menyelesaikan pendidikan di tingkat PAUD.
“Kami sebagai orang tua memiliki keterbatasan dalam mendidik anak-anak. Namun melalui kebersamaan dan tuntunan Tuhan, para guru mampu membentuk karakter dan memberikan pengetahuan dasar kepada anak-anak kami,” ungkapnya.
Menurut Markus, para orang tua berharap anak-anak yang telah tamat dapat terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka di masa depan.
“Kami berharap anak-anak ini kelak dapat mengisi hidup mereka dengan berbagai cita-cita dan menjadi generasi yang berguna bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan daerah,” tutupnya.














Komentar