Deiyai [SINAR BEMO] — Upaya peningkatan ekonomi umat terus didorong di wilayah Tigi Barat melalui penguatan sektor peternakan. Pemuda Kingmi Klasis Anugerah Tigi Barat menginisiasi kegiatan pembekalan manajemen kesehatan ternak babi yang menghadirkan Dokter Hewan, drh. Daud Edowai, sebagai narasumber utama.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan seminar serta praktik pembuatan pakan ternak mandiri ini berlangsung di Gedung Gereja Kingmi Maranatha Onago, Jumat (30/1/2026). Pelatihan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 16 jemaat yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika diwawancarai, drh. Daud Edowai menjelaskan bahwa sistem peternakan babi di wilayah Tigi Barat saat ini tengah berada pada fase transisi, dari pola tradisional menuju sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Peternak perlu beradaptasi dengan metode beternak yang baik dan benar. Fokus pembekalan hari ini adalah manajemen pakan serta penanganan kesehatan ternak agar produktivitas dan kualitas ternak dapat meningkat,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif lembaga keagamaan, khususnya Pemuda Kingmi, dalam mendorong kemandirian ekonomi jemaat. Menurutnya, masih terbatasnya program kesehatan ternak yang menjangkau langsung masyarakat di tingkat bawah menjadi tantangan tersendiri.

Melalui kegiatan ini, drh. Daud berharap para peternak di Tigi Barat dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik sehari-hari, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan ternak.
“Jika di kemudian hari terjadi wabah atau kendala kesehatan ternak, kami mengimbau agar segera melapor dan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Pertanian Provinsi Papua Tengah,” tegasnya menutup sesi pembekalan.






