Tingkatkan Ekonomi Jemaat, Pemuda Klasis Anugerah Tigi Barat Gelar Seminar dan Pelatihan Pemeliharaan Ternak Babi

Friday, 30 January 2026 - 18:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Hewan Daud Edowai didampingi Notulen Aten Pekei dan Moderator Derik Giyai saat pemaparan materi pada Jumat, 30/1/2026

Dokter Hewan Daud Edowai didampingi Notulen Aten Pekei dan Moderator Derik Giyai saat pemaparan materi pada Jumat, 30/1/2026

Deiyai [SINAR BEMO] — Badan Pengurus Pemuda Klasis Anugerah Tigi Barat, Koordinator Deiyai, mengambil langkah nyata dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui penyelenggaraan Seminar dan Pelatihan Peternakan Babi. Kegiatan edukatif ini dipusatkan di Gedung Gereja KINGMI Maranatha Onago pada Jumat (30/01/2026).

​Acara diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Otniel Giyai. Dalam khotbahnya, Otniel menekankan pentingnya iman dan kemandirian. “Pertolongan itu datangnya dari Tuhan, maka percayalah kepada-Nya dengan sungguh-sungguh sembari kita berusaha memperbaiki taraf hidup,” pesannya di hadapan para peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Hadir sebagai narasumber utama, drh. Daud Edowai memberikan pemaparan komprehensif mengenai transformasi pola beternak. Ia menyoroti perbedaan mendasar antara cara tradisional orang tua terdahulu dengan tuntutan peternakan modern saat ini. Menurutnya, sistem lepas-liar (pembiaran) sudah tidak efektif lagi dan harus digantikan dengan sistem perkandangan yang intensif.

​”Kandang babi jantan dan betina itu berbeda fungsinya. Untuk jantan cukup dengan ukuran 1 \times 1 meter, sedangkan betina membutuhkan ruang 3 \times 3 meter agar memiliki ruang gerak yang cukup, terutama saat masa bunting,” jelas drh. Edowai.

​Lebih lanjut, ia membedah faktor utama kematian ternak di daerah dingin seperti Deiyai, yakni suhu ekstrem. Ia menganalogikan kebutuhan babi sama seperti manusia yang membutuhkan selimut dua lapis. Solusi praktis yang ditawarkan adalah menyediakan tumpukan daun kering di dalam kandang sebagai pelindung alami dari udara dingin.

​Selain aspek teknis perkandangan, drh. Edowai menekankan bahwa kunci keberhasilan ternak terletak pada manajemen pakan yang baik. Ia juga memperingatkan kebiasaan buruk masyarakat yang memotong babi sakit dan membagikannya ke tetangga. Kebiasaan ini justru menjadi pemicu utama penyebaran wabah penyakit ke ternak lain yang masih sehat.

​”Jika babi sakit, langkah pertama adalah memandikannya dengan sabun mandi dan mencampurkan obat ke dalam pakannya,” tambahnya.

​Antusiasme terlihat dari perwakilan 16 jemaat yang hadir. Materi ini sekaligus mematahkan stigma di masyarakat yang seringkali terburu-buru memotong babi karena dianggap sudah tidak layak pelihara, padahal masalah utamanya hanya terletak pada pola asuh dan keteraturan pemberian makan.

​Sebagai penutup, drh. Daud Edowai melakukan praktik langsung pembuatan pakan (kua) di depan peserta. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengobatan massal jika difasilitasi oleh pengurus pemuda di waktu mendatang.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

drh. Daud Edowai Dorong Peternakan Mandiri di Tigi Barat Melalui Edukasi Kesehatan Ternak
Pdt. Alberth Pekei Resmi Bubarkan Panitia Natal dan HUT ke-75 Gereja Bethani Bomou I
Buka Raker IV Klasis Tigi Utara, Pemkab Deiyai Tekankan Penguatan Iman di Era Digital
Refleksi HUT ke-87 Injil Empat Berganda di Tanah Papua
Refleksi 87 Tahun Injil di Deiyai: Ketua Koordinator Kingmi Serukan Kemandirian Umat dan Penguatan Generasi Muda
HUT Pekabaran Injil ke-87 di Deiyai: Pemerintah Ajak Gereja Bersinergi Bangun Daerah
Sumbangan Rp30 Juta Mengalir untuk Seminar, KKR dan Penginjilan di Wilayah Selatan Deiyai
Refleksi 87 Tahun Injil di Pegunungan Papua: Menatap Masa Depan Gereja KINGMI

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 19:30 WIT

drh. Daud Edowai Dorong Peternakan Mandiri di Tigi Barat Melalui Edukasi Kesehatan Ternak

Friday, 30 January 2026 - 18:31 WIT

Tingkatkan Ekonomi Jemaat, Pemuda Klasis Anugerah Tigi Barat Gelar Seminar dan Pelatihan Pemeliharaan Ternak Babi

Sunday, 18 January 2026 - 17:49 WIT

Pdt. Alberth Pekei Resmi Bubarkan Panitia Natal dan HUT ke-75 Gereja Bethani Bomou I

Friday, 16 January 2026 - 08:50 WIT

Buka Raker IV Klasis Tigi Utara, Pemkab Deiyai Tekankan Penguatan Iman di Era Digital

Wednesday, 14 January 2026 - 10:56 WIT

Refleksi HUT ke-87 Injil Empat Berganda di Tanah Papua

Berita Terbaru