Deiyai [SINAR BEMO] — Jemaat Bethani Bomou I, Klasis Tigi, Koordinator Deiyai, menggelar Ibadah Syukur memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 masuknya Injil pada Minggu (11/1/2026). Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi bagi seluruh jemaat untuk mengenang karya Tuhan sekaligus memperkuat komitmen pelayanan di tengah masyarakat.
Perayaan tahun ini mengusung tema besar “Dari Dasar yang Kuat Menuju Masa Depan Penuh Harapan” dengan subtema “Berakar dalam Tuhan, Bertumbuh dalam Kasih” yang disadur dari Efesus 3:17. Ibadah yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut berlangsung khidmat di Gedung Gereja Jemaat Bethani Bomou I.
Refleksi Firman dan Napak Tilas Sejarah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam khotbahnya, Pendeta Yusak Pekei, S.Th., M.Th., menekankan pentingnya bagi jemaat untuk tetap kokoh dalam Kristus. Ia mengajak jemaat agar pertumbuhan kasih tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
Nuansa haru menyelimuti jemaat saat Bapak Yusuf Kotouki, S.Pd., M.Pd., membacakan lintasan sejarah Jemaat Bethani Bomou I. Paparan tersebut mengingatkan kembali perjuangan para pendahulu dalam membawa kabar baik ke wilayah tersebut serta penyertaan Tuhan yang nyata selama tujuh dekade terakhir.
Wujud Syukur dan Kebersamaan
Sebagai simbol rasa syukur, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun dan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Ketua Panitia, Bapak Yonas Kotouki. Tak hanya seremoni, jemaat juga menunjukkan kepedulian nyata melalui aksi Ebamukai atau sumbangan sukarela. Aksi ini ditujukan untuk mendukung pembangunan fisik gereja sebagai wujud tanggung jawab iman kolektif.
Ketua Badan Pengurus Jemaat, Pendeta Alberth Pekei, S.Th., M.Th., dalam sambutannya menegaskan bahwa Jemaat Bethani Bomou I memiliki nilai sejarah yang sakral bagi wilayah Deiyai. Senada dengan itu, tokoh gereja Klasis Tigi, Bapak Obaja Pakage, memberikan motivasi agar jemaat terus menjaga persatuan.
Dukungan Pemerintah Daerah
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Deiyai. Mewakili Bupati Melkianus Mote, S.T., Asisten II Setda Deiyai, Bapak Mesak Pakage, menyampaikan bahwa gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun moral dan spiritualitas masyarakat.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa syukur. Melalui peringatan berlian ini, Jemaat Bethani Bomou I diharapkan terus bertumbuh dan menjadi berkat, tidak hanya bagi kalangan gereja, tetapi juga bagi kemajuan sosial di tanah Papua.






