Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai terus menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan sektor pendidikan. Terbaru, Pemkab Deiyai secara resmi membeli sebuah bangunan untuk dijadikan asrama mahasiswa di Kota Studi Semarang, Jawa Tengah, pada tahun anggaran 2025.
Langkah ini merupakan implementasi dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai yang menempatkan pendidikan sebagai program prioritas, selain sektor kesehatan dan ekonomi kerakyatan. Pemerintah menargetkan ketersediaan fasilitas tempat tinggal bagi mahasiswa Deiyai di berbagai kota studi di seluruh Indonesia yang memiliki basis massa mahasiswa cukup besar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Deiyai, Fabianus Mote, mengonfirmasi bahwa seluruh proses administrasi pembelian telah rampung. Bekerja sama dengan Bidang Aset Daerah, pihaknya telah menyalurkan dana sebesar Rp3 miliar untuk pengadaan asrama tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Saya bersama Kepala Bidang Aset telah melengkapi seluruh dokumen administrasi dan melakukan pembayaran untuk bangunan asrama mahasiswa di Semarang,” ujar Fabianus.
Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan bahwa pengadaan asrama ini bertujuan untuk meringankan beban biaya hidup mahasiswa selama menempuh studi. Ia juga meminta para mahasiswa di kota studi lain yang belum memiliki asrama untuk bersabar, karena pembangunan atau pengadaan asrama akan dilakukan secara bertahap.
”Beberapa kota studi, baik di Papua maupun di luar Papua, yang saat ini belum memiliki asrama akan terus kami perhatikan. Pemerintah berkomitmen menyelesaikannya secara berkesinambungan,” tegas Bupati.
Apresiasi juga datang dari pihak mahasiswa. Ketua Forum Mahasiswa Kabupaten Deiyai (Forkopmade) Semarang, Selpianus Kotouki, membenarkan bahwa proses pembayaran telah selesai dilakukan oleh pemerintah. Ia menambahkan bahwa pemerintah berencana akan melakukan peresmian asrama tersebut dalam waktu dekat.






