Deiyai [SINAR BEMO] — Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, secara resmi melantik dua Penjabat (Pj) Kepala Kampung untuk wilayah Distrik Tigi. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Aula Setda Kabupaten Deiyai pada Kamis (18/12/2025) pagi.
Dua pejabat yang baru dilantik tersebut adalah Yance Ikomou sebagai Pj Kepala Kampung Okomokebo dan Frederik Kotouki sebagai Pj Kepala Kampung Amago. Pelantikan ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Deiyai, Dr. Ferdinand Pakage.
Dalam amanatnya, Bupati Melkianus Mote menekankan agar para penjabat kepala kampung fokus pada tiga pilar utama pelayanan masyarakat: penguatan ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Ekonomi kerakyatan harus difokuskan pada pengembangan komoditas lokal seperti kopi, bawang merah, dan ternak babi. Titik fokus pelayanan kita adalah masyarakat lapisan bawah, yakni daba, dobiyo, dan miyaa,” tegas Bupati Mote.
Di sektor pendidikan, Bupati menginstruksikan agar setiap kampung memastikan tersedianya layanan pendidikan anak usia dini. Jika infrastruktur TK atau PAUD belum memadai, ia meminta agar layanan Sekolah Minggu di setiap gereja diperkuat sebagai alternatif basis pendidikan karakter anak. Sementara di sektor kesehatan, penguatan Posyandu di tingkat kampung menjadi prioritas utama guna memastikan akses kesehatan dasar bagi warga.
Selain program kerja, Bupati Mote juga menyoroti pentingnya tertib administrasi kependudukan. Ia mengimbau para kepala kampung untuk membantu warga yang belum memiliki KTP serta mendorong kepemilikan rekening bank bagi setiap warga.
”Mulai tahun depan, penyaluran bantuan akan difokuskan melalui rekening masing-masing warga. Oleh karena itu, data kependudukan harus tertib agar bantuan tepat sasaran dan langsung diterima oleh rakyat,” tambah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Deiyai tersebut.
Kegiatan pelantikan ini diakhiri dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis kepada kedua penjabat baru dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen membangun Deiyai mulai dari tingkat kampung.






