Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai menyambut baik upaya signifikan untuk meningkatkan konektivitas udara di wilayah MeePago menyusul kunjungan tim Lion Air Group pada Senin, 8 Desember 2025. Kedatangan maskapai tersebut adalah untuk melakukan survei fasilitas dan infrastruktur di Bandara Udara Waghete sebagai persiapan pengoperasian pesawat berkapasitas besar.
Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., secara langsung menerima dan memimpin tim survei, menegaskan komitmen daerah untuk memastikan Bandara Waghete memenuhi standar keselamatan dan keamanan internasional sebelum dioperasikannya pesawat komersial yang lebih besar.
Penundaan dan Permintaan Maaf Bupati
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rencana sebelumnya. Bupati Mote sempat merencanakan percobaan pendaratan pesawat besar pada 26 November 2025, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Deiyai. Namun, rencana tersebut ditunda karena adanya kendala teknis bersama pihak Lion Air Group.
Dalam sambutan upacara perayaan HUT ke-17, Bupati Mote telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Deiyai atas ketidaktepatan janji tersebut, seraya memastikan bahwa upaya peningkatan akses udara terus menjadi prioritas utama.
Harapan Regional di Balik Operasional Pesawat Besar
Bupati Melkianus Mote menyampaikan apresiasi tinggi kepada manajemen Lion Group dan menyatakan optimisme bahwa pesawat besar seperti ATR 72-200 dapat segera beroperasi di Bandara Waghete.
“Kami menyampaikan terima kasih atas survei yang dilakukan pihak Lion Group. Jika pesawat besar sudah bisa mendarat di Waghete, ini tidak hanya bermanfaat bagi Kabupaten Deiyai, tetapi juga bagi Paniai, Dogiyai, dan Intan Jaya,” ujar Bupati Mote.
Beliau menegaskan bahwa kehadiran maskapai dengan pesawat berkapasitas lebih besar akan menjadi pembuka peluang baru yang signifikan. Peningkatan mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi barang, dan pada akhirnya, percepatan pertumbuhan ekonomi di seluruh kawasan MeePago sangat bergantung pada akses udara yang memadai.
Bukti Historis dan Potensi Bandara Sentral
Potensi Bandara Waghete untuk melayani pesawat besar didukung oleh bukti historis operasional. Pihak bandara mengonfirmasi bahwa pada tahun 2018, Bandara Waghete pernah berhasil didarati pesawat tipe ATR 72-200 milik Maskapai Trigana Air.
Fakta ini membuktikan bahwa landasan pacu (runway) Waghete secara teknis mampu melayani pesawat jenis tersebut. Ke depan, Bandara Waghete diharapkan dapat bertransformasi menjadi bandara sentral yang melayani kebutuhan transportasi udara bagi kabupaten-kabupaten tetangga dalam wilayah MeePago.
Saat ini, hasil safety patrol yang dilakukan oleh tim Lion Air Group sedang dievaluasi oleh manajemen maskapai. Hasil evaluasi tersebut akan segera disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai dan pihak Bandara Waghete sebagai dasar untuk tindak lanjut dan persiapan operasional lebih lanjut.






