Deiyai [SINAR BEMO] – Pemerintahan Kabupaten Deiyai secara resmi memulai kemeriahan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Penanda dimulainya musim sukacita ini ditandai dengan seremoni penyalaan lampu hias di area perkantoran Pemerintah Kabupaten Deiyai.
Acara simbolis penyalaan lampu dipimpin langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., yang didampingi oleh Kapolres dan Komandan Kodim setempat, berlangsung di depan Kediaman Resmi Bupati pada Selasa malam, 1 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Mote menjelaskan bahwa penyalaan lampu bukanlah sekadar dekorasi, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam bagi seluruh masyarakat Deiyai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Hari ini, kita bersama-sama menyalakan lampu yang telah kita hias sepanjang tujuh belas (17) ruas jalan di area perkantoran ini. Tindakan ini adalah tanda resmi bahwa kita mulai masuk di bulan Natal, bulan yang penuh damai, dan sebagai wujud kesiapan kita dalam menyambut kelahiran Juru Selamat, Tuhan Yesus Kristus,” tegas Bupati Mote di hadapan para pejabat dan warga yang hadir.
Penyalaan lampu ini diharapkan mampu menciptakan suasana kerukunan, damai, dan penuh pengharapan di seluruh wilayah kabupaten menjelang akhir tahun.
Pemerintah Daerah telah menyusun serangkaian kegiatan budaya dan keagamaan untuk mengisi bulan Desember. Rangkaian acara yang padat ini dirancang untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Jadwal utama perayaan adalah sebagai berikut:
5, 12, dan 19 Desember 2025 (Setiap Jumat Malam): Penampilan kesenian budaya Wiyani (nyanyian budaya tradisional) yang akan dilaksanakan di sepanjang jalan utama yang telah dihiasi lampu.
20, 21, 22, dan 23 Desember 2025: Kegiatan Wiyani akan berlanjut setiap malam, sebagai persiapan menyambut malam Natal.
30 Desember 2025: Puncak perayaan Natal Bersama Pemerintah Daerah (Pemda) yang akan dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Forkopimda, dan tokoh masyarakat.
Selain perayaan Natal, Pemkab Deiyai juga mempersiapkan acara besar untuk menyambut Tahun Baru 2026.
”Nanti pada tanggal 1 Januari 2026, kita akan mengadakan karnaval budaya besar-besaran di Kompleks Perkantoran. Ini adalah kesempatan kita untuk menunjukkan kekayaan adat dan budaya Kabupaten Deiyai kepada dunia luar,” tambah Mote.
Menutup sambutannya, Bupati Mote menitipkan pesan penting mengenai keamanan dan ketertiban. Mengingat tingginya antusiasme dan banyaknya dekorasi yang telah dipasang, Bupati menghimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga fasilitas umum.
”Saya, sebagai Bupati Deiyai, meminta kepada semua masyarakat tanpa terkecuali, mohon jaga keamanan dan ketertiban umum. Terutama, jangan sekali-kali merusak dekorasi lampu hias dan instalasi yang sudah kami pasang ini. Ini semua adalah milik kita bersama, simbol sukacita kita,” pintanya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar perayaan di Deiyai dapat menjadi daya tarik. “Kami berharap semoga masyarakat dari kabupaten lain bisa datang melihat kemeriahan ini, sehingga Deiyai semakin dikenal sebagai kabupaten yang damai dan meriah dalam menyambut Natal,” tutup Mote, seraya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak keluarga besar yang telah bekerja keras memasang dekorasi lampu.






