Deiyai [SINAR BEMO] — Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar upacara bendera khidmat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Deiyai di Halaman Kantor Bupati Deiyai, Waghete, hari ini. Acara yang dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN, TNI, POLRI, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai organisasi masyarakat, menjadi momentum penegasan spirit pembangunan daerah.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, menegaskan kembali visi pembangunan daerah dengan slogan “Enaimoo Ekowai untuk Deiyai”.
Dalam amanatnya, Bupati Mote mengajak seluruh pihak untuk melanjutkan estafet pembangunan. “Setiap pemimpin memiliki masanya untuk berbakti dan bekerja keras membangun daerah demi mencapai kesejahteraan yang berkeadilan,” ujarnya. Beliau juga mengajak masyarakat untuk menjadikan motto kabupaten, “Dou, Gai, Ekowai” (Melihat, Berpikir, Bekerja), sebagai landasan dalam setiap tindakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tema HUT ke-17 tahun ini, “Bersatu dan bekerja bersama membangun Deiyai (Enaimoo Ekowai) untuk Deiyai,” menekankan pentingnya mewujudkan kesejahteraan yang merata dan berkeadilan. Bupati Mote secara khusus menyoroti fokus pembangunan pada kaum yang terpinggirkan dan tidak berdaya, yakni “Daba, Dobiyo, Miaa, adama” (Orang kecil, Yatim piatu, Janda-duda, Orang tua/lanjut usia).
Fokus pembangunan utama dalam lima tahun ke depan ditetapkan pada pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan, yang kemudian diikuti oleh bidang-bidang lain seperti infrastruktur, sosial, dan budaya.
Pada tahun pertama kepemimpinannya, Bupati Melkianus Mote telah meletakkan pondasi melalui penegakan disiplin ASN dan peluncuran beberapa fasilitas penunjang. Ia optimis bahwa dengan modal kebersamaan dan kerja keras, cita-cita mewujudkan Kabupaten Deiyai yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkeadilan dapat diraih dengan semangat “Enaimoo Ekowai”.
Upacara peringatan HUT diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun dan tumpeng. Selain itu, dilaksanakan juga pemberian hadiah lomba desain batik khas Suku Mee, lomba mewarnai, serta penghargaan khusus kepada tokoh atau perintis agama, pendidikan, dan kesehatan sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa mereka dalam membangun Kabupaten Deiyai.
Acara juga dihadiri oleh tamu penting seperti Wakil Bupati Deiyai, Kapolres Deiyai, Dandim 1703/Deiyai, Sekretaris Daerah, dan Kepala-kepala OPD.






