Mendukung Ekonomi Kerakyatan, Bupati Deiyai Kunjungi Pedagang Ikan Danau Tigi

Friday, 12 September 2025 - 10:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., berbincang langsung dengan pedagang ikan di Pasar Waghete. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendata dan memberikan dukungan kepada nelayan lokal.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., berbincang langsung dengan pedagang ikan di Pasar Waghete. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendata dan memberikan dukungan kepada nelayan lokal.

Deiyai [SINAR BEMO] — Sebagai wujud nyata komitmen visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T., mengunjungi para pedagang ikan di Pasar Waghete pada Jumat, 12 September 2025. Kunjungan ini berfokus pada sektor ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para nelayan dan pedagang lokal yang menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan di Danau Tigi.

​Didampingi staf Dinas Perikanan, Bupati Melkianus Mote berbincang langsung dengan para “mama-mama” pedagang ikan untuk mendapatkan data valid. Tujuannya adalah memastikan bantuan yang akan disalurkan tepat sasaran.

“Kunjungan langsung ke pasar ini untuk memastikan jumlah nelayan dan pedagang ikan agar bantuannya tepat sasaran,” ungkap Bupati Mote.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam kunjungannya, Bupati dan tim dinas perikanan menanyakan langsung asal ikan yang dijual. Rata-rata pedagang mengonfirmasi bahwa ikan tersebut adalah hasil tangkapan sendiri dari Danau Tigi, bukan dibeli dari pihak lain. Hal ini mempermudah pendataan identitas para pedagang yang berjualan setiap hari di Pasar Waghete.

​Selain pendataan di pasar, Bupati juga menginstruksikan staf Dinas Perikanan untuk turun ke kampung-kampung di sekitar Danau Tigi. Langkah ini bertujuan untuk mencocokkan dan mendata ulang para mama yang berprofesi sebagai penangkap ikan secara langsung.

​Pemerintah Kabupaten Deiyai berkomitmen kuat untuk terus mendorong pengusaha lokal, khususnya para nelayan tradisional. Rencana ke depan, pemerintah akan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti perahu, jaring, dan peralatan lainnya, guna meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan mereka. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat roda ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat di Deiyai.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Deiyai Luncurkan Program Bibit Babi: Inisiatif Strategis Cetak Peternak “Tonawi”
​Dukung Peternak Lokal, Pemkab Deiyai Salurkan 30 Unit Mesin Pelet Pakan Babi
Disperindag Deiyai Gelar Sosialisasi Peluang Bisnis bagi Pelaku Usaha OAP
Optimalkan PAD, BPPRD Deiyai Gelar Pembinaan dan Pengawasan Pajak serta Retribusi Daerah
Wakil Bupati Deiyai Buka Sosialisasi Perencanaan Pengelolaan Retribusi Daerah
Dinas Pertanian Deiyai Kuatkan Sektor Pertanian Melalui Sosialisasi Perundang-undangan Kelompok Tani
Wakil Bupati Deiyai Buka Sosialisasi Kelompok Tani, Dorong Legalisasi dan Kemandirian Usaha
Kepala Dinas Pertanian Ajak Petani Giatkan Sektor Pangan saat Panen Raya Kol “Topiino Mewei”

Berita Terkait

Friday, 9 January 2026 - 19:37 WIT

Pemerintah Kabupaten Deiyai Luncurkan Program Bibit Babi: Inisiatif Strategis Cetak Peternak “Tonawi”

Monday, 5 January 2026 - 19:34 WIT

​Dukung Peternak Lokal, Pemkab Deiyai Salurkan 30 Unit Mesin Pelet Pakan Babi

Friday, 19 December 2025 - 16:45 WIT

Disperindag Deiyai Gelar Sosialisasi Peluang Bisnis bagi Pelaku Usaha OAP

Tuesday, 16 December 2025 - 16:53 WIT

Optimalkan PAD, BPPRD Deiyai Gelar Pembinaan dan Pengawasan Pajak serta Retribusi Daerah

Thursday, 27 November 2025 - 10:11 WIT

Wakil Bupati Deiyai Buka Sosialisasi Perencanaan Pengelolaan Retribusi Daerah

Berita Terbaru

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, saat memberikan amanat dalam Apel Gabungan ASN di halaman Kantor Bupati, Senin (12/1).

Pemerintahan

Bupati Deiyai Tekankan Kedisiplinan ASN dan Pelestarian Budaya Lokal

Monday, 19 Jan 2026 - 07:05 WIT